Jelang Pemilu 2019, Masyarakat Diminta Bijak Gunakan Media Sosial

Politikus Gerindra Sodik Mudjahid (net)

MONITOR, Bandung – Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Sodik Mudjahid berharap masyarakat bisa lebih bijak dalam menggunakan media sosial, terutama saat-saat menjelang Pemilu 2019 seperti ini.

Menurutnya, apabila masyarakat tidak berhati-hati dalam bermedia sosial, bukan tidak mungkin akan terjadi konflik antar masyarakat lantaran berbeda pandangan atau dukungan dalam pemilu.

“Berbeda dukungan pada saat pemilu boleh saja, tapi jangan sampe kita semua saling hujat antar sesama. Apalagi itu sampai dilakukan di media sosial,” kata Sodik dalam acara Sosialisasi Kebangsaan di Bandung, Kamis (26/7).

Dikatakan Sodik, kehidupan sosial masyarakat wajib dijaga dan jangan sampai hanya gara-gara berbeda pandangan pada saat pemilu terjadi konflik horizontal yang berkepanjangan di antar masyarakat.

“Apabila pada saat menjelang pemilu ini kita saling menghujat, saling berdebat di media sosial. Maka bukan tidak mungkin ini akan terus terjadi setelah Pemilu selesai. Kenapa? Karena apa yang kita lakukan hari ini di media sosial akan menjadi jejak digital. Dan itu sangat berpotensi kembali terulang,” jelas Sodik.

Lebih lanjut Sodik menuturkan, penerapan nilai-nilai Pancasila dimasyarakat harus terus dijaga dan dilaksanakan. Itu bertujuan agar bangsa ini tetap menjadi bangsa yang kuat dan kokoh.

“Kita harus sama-sama jaga bangsa ini, jaga NKRI ini. Dengan apa, tentunya dengan menjaga persatuan dan kesatuan,” imbuh Politisi Gerindra tersebut.

Untuk itu, sebagai seorang anggota DPR yang membidangi keagamaan dan sosial, dirinya sangat berharap agar masyarakat Indonesia bisa tetap menjaga kehidupan sosial.”Tidak boleh ada yang menggunakan isu SARA, karena itu akan berdampak buruk bagi kerukunan di lingkungan masyarakat,” tuturnya.