Bersama KH Ma’ruf Amin, MDHW Gelar Doa Bersama untuk Korban Gempa Sulteng di Purwakarta

1006

MONITOR, Purwakarta –┬áSuasana di Pondok Pesantren Al – Muhajirin, Purwakarta, Jawa Barat, tidak seperti biasanya. Ribuan orang berbusana muslim, sejak pagi tadi berkumpul di ponpes tersebut untuk menyambut kedatangan KH. Ma’ruf Amin.

Ya, Kiai Ma’ruf memang telah menjadwalkan hadir di Ponpes Al Muhajirin. Kedatangan cawapres yang mendampingi Joko Widodo itu untuk ikut mendoa korban bencana di Sulteng bersama ribuan kiai kampung se Jawa Barat.

Mantan Rais Aam PBNU itu tiba di Ponpes Al-Muhajirin sekitar pukul 10.00 WIB. Ribuan warga yang menunggu sejak pagi langsung berebut salaman. Dengan sabar, ulama kharismatik merelakan telapak tangannya diciumi ribuan orang.

Selain Kiai Ma’ruf, tampak hadir Rais Aam PBNU KH Miftahul Akhyar dan beberapa syuriah PBNU ikut mendampingi.

Untuk diketahui, acara doa untuk korban bencana Sulteng itu dimulai dengan berdzikir yang dipimpin Habib Ahmad Bin Idrus Alhabsyi. “Mari kita doakan saudara-saudara kita yang saat ini mendapat musibah. Semoga semuanya diberi kekuatan oleh Allah SWT,” ucap Habib Ahmad.

Selain doa bersama, acara di Ponpes Al – Muhajirin akan dijadikan ajang oleh ribuan kiai kampung (lembur) untuk memberikan dukungannya kepada Kiai Ma’ruf. Ribuan Kiai Lembur berharap ulama kharismatik kebanggaan warga NU itu bersama Jokowi terpilih sebagai duet pempin bangsa Indonesia.

Dukungan iti akan dideklarasikan oleh ribuan Kiai Lembur di hadapan Kiai Ma’ruf. “Ya, keinginan (deklarasi dukungan) murni dari para kiai,” ungkap Sekjen MDHW Hery Haryanto Azumi di Ponpes Al Muhajirin, Purwakarta, Rabu (3/10).

Menurut Hery, dukungan kepada Kiai Ma’ruf dari Kiai Lembur sangat wajar. Pasalnya, Kiai Ma’ruf merupakan ulama sekaligus pimpinan tertinggi mereka di PBNU. “Kiai Lembur tentu ingin pimpinan atau panutannya menjadi orang penting di negeri ini. Jadi wajar bila mereka akan all out memenangkan Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf di Pilpres nanti,” pungkasnya.