Sandiaga Dorong TransJakarta Tersertifikasi Green Bond

MONITOR, Jakarta – Iklim Investasi terhadap perusahaan yang ramah lingkungan, saat ini lebih banyak diminati oleh para Investor dari berbagai belahan dunia. 

Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno  mengatakan, saat ini di berbagai belahan dunia sedang mengalami dampak perubahan iklim yang sangat drastis. Seperti halnya musim hujan yang terjadi di wilayah Jawa Barat, namun dampaknya sangat dirasakan warga di Jakarta.

"Ini merupakan dampak perubahan iklim," ujar Sandiaga.

Untuk mendukung Green Bond, pihaknya saat ini sedang menyiapkan diri dengan mengikuti sertifikasi yang digagas oleh BEI dan Climate Bond Initiative.

"Saat ini kami sedang menyiapkan diri dalam persiapan instrument keuangan yang tersertifikasi sebagai green bond, seperti yang Pak Tito sampaikan ke saya ada 3 kandidat yang paling potensial," jelasnya.

Salah satunya yakni Transjakarta. Perusahaan transportasi ini dianggap bisa mengalihkan masyarakat dari menggunakan kendaraan pribadi ke kendaraan umum. 

"Syaratnya dedicated line atau jalur yang terproteksi dibawah UU, peraturan ini yang menjadi syarat utama, selain itu ada juga ada yang berkaitan dengan pengeloaan air dan pengelolaan limbah," katanya.

Sandi menambahkan, ketiga perusahaan itu dianggap berpotensi untuk disertifikasi climate bond initiative.

Sebelumnya, Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia Tito Sulistio membenarkan bahwa Transjakarta berpotensi memiliki sertifikasi green bond. 

"Pokoknya yang sifatnya berdampak kepada lingkungan bisa disertifikasi, Transjakarta ini kan, memindahkan orang dari menggunkan kendaraan pribadi ke kendaraan umum," kata Tito.