Perum Jamkrindo Sabet Penghargaan The 3rd PR Indonesia Awards

MONITOR, Jakarta – Kiprah Perum Jamkrindo di masyarakat semakin mendapatkan apresiasi dari publik. Untuk kesekian kalinya, Perum Jamkrindo meraih penghargaan kali ini adalah kategori penghargaan laporan tahunan bagi organisasi dan korporasi di seluruh Indonesia dalam kompetisi bergengsi, The 3rd PR INDONESIA AWARDS (PRIA). Ajang ini merupakan apresiasi kinerja humas/public relations (PR) yang unggul dari korporasi, kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Pemberian penghargaan dilakukan dalam acara malam penghargaan The 3rd PR INDONESIA AWARDS yang dihadiri oleh Sekretaris Perusahaan Abdul Bari dan Kepala Kantor Wilayah VI Surabaya, Loesdarwanto di Surabaya, Kamis 29 Maret 2018. 

Acara dibuka oleh Ibu Tri Rismaharini, Walikota Surabaya dan di hadiri pula Ketua KPK Agus Rahardjo, Perwakilan OJK, Bank Indonesia, Kementrian Keuangan, Kementrian Pariwisata. 6. Beberapa Walikota dan Bupati Daerah diluar Surabaya, Direksi BUMN, BUMD, Direksi Anak Perusahaan BUMN dan Direksi Perusahaan Swasta.

Direktur Utama Perum Jamkrindo Randi Anto mengapresiasi penghargaan yang diterima ini sebagai pengakuan atas penerapan prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG) Indonesia melalui keterbukaan informasi dan praktik-praktik GCG yang sudah dilakukan perusahaan dalam penyusunan laporan keuangan.

“Perum Jamkrindo akan terus tumbuh dan berkembang untuk memperbaiki kinerjanya sesuai dengan keinginan stakeholder,” kata Randi Anto.

Randi juga mengatakan bahwa peran PR atau juru bicara perusahaan sangat vital selain sebagai corong perusahaan juga PR mesti pandai menjaga hubungan baik dengan seluruh pihak. “Humas atau PR harus mengetahui apa yang paling diharapkan dan dibutuhkan masyarakat dan juga perusahaan," kata Randi.

Penghargaan The 3rd PRIA mencerminkan pencapaian tertinggi kinerja komunikasi korporasi/organisasi sepanjang 2017. Sebagai satu-satunya ajang kompetisi PR paling komprehensif di Indonesia sejak 2016, PRIA menjadi barometer kinerja komunikasi yang patut diikuti oleh segenap korporasi/organisasi.

Perum Jamkrindo tetap berpedoman pada visi perusahaan yaitu menjadi perusahaan penjaminan terdepan yang mendukung perkembangan perekonomian nasional. Sebagai satu-satunya Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mendapat mandat dari pemerintah untuk membidangi usaha penjaminan.

Selama tahun 2017, Perum Jamkrindo berhasil mencatatkan laba sebesar sebesar Rp 1,02 triliun di tahun 2017 meningkat dari tahun sebelumnya Rp 941,4 miliar. Demikian juga aset perusahaan perusahaan tumbuh dari Rp 13,4 triliun pada 2016 menjadi Rp 14,6 triliun pada 2017.

Perum Jamkrindo juga meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk laporan keuangan tahun 2017, berdasarkan hasil audit oleh Kantor Akuntan Publik Hertanto, Grace, Karunawan (HGK) member of TIAG yang dilansir pada Rabu (28/2). 

Dalam hal penerapan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance), Perum Jamkrindo dibawah Direktur Utama Randi Anto  meraih predikat dengan kualifikasi sangat baik. Berdasarkan sertifikasi PEFINDO (Credit Rating Agency berperingkat AA Plus (Double A Plus, Stable Outlook).

Tahun 2018 ini, Perum Jamkrindo terus berbenah dengan mengedepankan efisiensi dan efektifitas dalam menghadapi tantangan bisnis yang makin besar dan menuntut kesiapan dari semua unsur di dalam perusahaan untuk lebih baik dalam melaksanakan bisnis, tanpa meninggalkan core competency di sektor UMKMK.

Melalui mottonya tahun “Lets Change & Grow” Perum Jamkrindo akan terus tumbuh. Saat ini Perum Jamkrindo semakin tumbuh dan berkembang menjadi lokomotif industri penjaminan di Indonesia dan memiliki jaringan  kerja yang luas dengan 9 kantor wilayah dan 1 kantor Cabang Khusus, 56 kantor cabang, dan 16 kantor unit pelayanan (KUP), Perum Jamkrindo menunjukkan komitmen yang kuat untuk membantu UMKMK  di seluruh pelosok Indonesia untuk melakukan penjaminan atas risiko kegagalan finansial para pengusaha UMKMK.