Pertamina Sosialisasi Bahan Bakar Alternatif untuk Masyarakat

MONITOR, Jakarta – PT Pertamina (Persero) menggelar sosialisasi dan edukasi penggunaan Dimethyl Ether (DME) sebagai bahan bakar yang diaplikasikan untuk memenuhi kebutuhan industri, rumah tangga, hingga transportasi. Acara tersebut berlangsung di Gedung Tje Tje, Komplek Rusun DKI Jakarta, Jalan Kebersihan, Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, pada Selasa (3/10).
 
DME merupakan sumber energi alternatif yang memiliki karakteristik setara dengan LPG, dimana penerapannya diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia. DME adalah suatu senyawa organik dengan rumus kimia CH3OCH3 yang dapat dihasilkan dari pengolahan gas bumi, batubara, minyak berat dan biomassa serta hidrokarbon lain yang dapat digunakan untuk bahan bakar. Penggunaan DME sebagai bahan bakar juga telah diatur dalam Peraturan Menteri ESDM No 29 Tahun 2013 tentang Penyediaan, Pemanfaatan dan Tata Niaga Dimethyl Ether (DME).
 
Sosialisasi yang berlangsung sekitar tiga jam tersebut diikuti sekitar 150 ibu rumah tangga dan 50 pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di lingkungan Kelurahan Semper Barat, Jakarta Utara. Mereka mendapatkan penjelasan mengenai tata cara penggunaan DME 5,5 kg, mulai dari teknik pemasangan gas DME hingga edukasi mengenai DME itu sendiri.
 
Juliana (35), salah seorang peserta sosialisasi menyatakan apresiasinya terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh Pertamina. Menurutnya, kegiatan tersebut perlu dilaksanakan secara berkesinambungan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terhadap produk-produk Pertamina.
 
"Acaranya bagus ya. Kami jadi paham tentang DME, termasuk cara pemasangannya. Dari presentasi tadi, produknya juga bagus banget. Mudah-mudahan cepat ada di pasaran," harapnya.
 
Hal senada disampaikan Ita (47). Sebagai pelaku UKM, ia mengaku sangat terbantu dengan sosialisasi yang digalakkan Pertamina. Dirinya juga berharap, Pertamina terus berinovasi menghadirkan sumber-sumber energi terbaru yang ramah lingkungan. "Semoga Pertamina bisa terus memberikan yang terbaik kepada masyarakat," tutup Ita.