Lirik Potensi Ekspor Kerajinan Perak, Kemendag Gandeng PT Antam

MONITOR, Jakarta – Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jendral Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) menjalin kerja sama peningkatan nilai tambah produk kerajinan perak dengan PT Antam Tbk.

Penandatanganan nota kesepahaman "Program Pengembangan Produk Kerajinan Perak" tersebut dilakukan oleh Plh. Direktur Jendral Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) dengan Direktur Utama PT Antam Tbk. Arie Prabowo, Kamis (1/2).

"Kementerian Perdagangan memiliki komitmen nyata untuk mendorong daya saing dan meningkatkan nilai tambah produk ekspor Indonesia yang potensial, salah satunya krajinan perak," kata Bachrul usai acara penandatanganan MoU tersebut.

Dalam kerja sama tersebut, Ditjen PEN dan PT Antam akan bersama-sama mengembangkan dan kerajinan perak, meningkatkan kemampuan sumber daya manusia, serta memberikan bantuan untuk promosi dan pemasaran bagi pelaku usaha kerajinan perak.

"Nota kesepahaman bertujuan menyinergikan program dan komitmen kedua belah pihak dalam upaya peningkatan ekspor kerajinan perak yang berdaya saing. Kegiatan pengembangan produk kerajinan perak PT ANTAM Tbk, akan dikombinasikan dengan kegiatan pengembangan produk Ditjen PEN," ungkap Bachrul.

Dengan mengandeng PT Aantam yang diketahui sebagai perusahaan besar dengan lini bisnis utama logam mulia, para perajin perak diharapkan memperoleh manfaat lebih melalui transfer pengetahuan mengenai mutu dan desain serta metode pemasaran.