Direktur Energy Watch Minta FSPPB Kawal Janji Rini Soemarno

Direktur Eksekutif Energy Watch, Mamit Setiawan

MONITOR, Jakarta – Langkah Menteri BUMN Rini Soemarno menemui ribuan massa Federasi Serikat Pekerja Per­tamina Bersatu (FSPPB) tadi siang mendulang apresiasi dari Direktur Energi Watch, Mamit Setiawan. Pasalnya, menteri kelahiran Maryland, Amerika, itu usai menemui perwakilan demonstran lalu turun ke mobil komando dan menjelaskan biduk perkara yang diresahkan para pekerja Pertamina.

Dalam orasinya, Rini dengan lantang menegaskan komitmen untuk menjaga performa Pertamina dan berjanji tidak akan menjual aset BUMN termasuk Pertamina.

“Dengan ditemuinya FSSPB oleh Mentri BUMN, ini merupakan langkah baik yang diambil oleh Menteri untuk mendengar masukan langsung dari karyawan Pertamina dan langsung merespond ke gundahan para pegawai Pertamina,” ujar Mamit kepada MONITOR, Jumat (20/7).

Kendati demikian, Mamit mengingatkan agar FSPPB tetap mengawal janji Menteri BUMN agar kelak terealisasi. “Federasi harus tetap mengawal apa yang disampaikan oleh Rini Soemarno dan menagih janji tersebut untuk direalisasikan, bahwa Pertamina bukan untuk dijual,” paparnya.

Mamit khawatir, janji yang diucapkan Rini Soemarno hanya janji-janji palsu. Maka dari itu, ia menegaskan agar Kementerian terkait terus bersinergi untuk bersama-sama menjaga Pertamina, sebab kondisi keuangan perusahaan berplat merah itu tengah kurang stabil.

“Kementerian BUMN harus menyehatkan Pertamina ditengah kondisi keuangan Pertamina yang sangat parah. Kementerian BUMN harus berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan dan Kementerian ESDM terkait dengan kondisi ini,” tegas Mamit.

“Menteri BUMN harus menepati janji untuk menjaga Pertamina bahkan sampai 100 tahun kedepan, bukan hanya omong kosong dan janji palsu,” tambahnya.