Prof Nurdin Tetap Semangat Temui Masyarakat Meski saat Puasa

Prof Nurdin Abdullah saat bersilaturahmi bersama masyarakat (Foto: Istimewa)

MONITOR, Palopo – Puasa tidak menjadikan Prof HM Nurdin Abdullah berhenti untuk bertatap muka dengan masyarakat. Dalam sehari, Calon Gubernur Nomor Urut 3  ini mendatangi sembilan tempat di daerah Luwu Timur, Luwu Utara, Luwu, dan Kota Palopo, Senin(21/5).

Kegiatan Prof HM Nurdin Abdullah dimulai dengan pertemuan Raja Wotu, Opo Aras Abdi Tobaji Macoa Bawa Lipu di Desa Lampenai, Kecamatan Wotu.

Prof Nurdin Abdullah saat menemui masyarakat Palopo (Foto: Istimewa)

“Saya sangat bangga bisa bersilaturahmi dengan salah satu raja yang ada di sulsel. Saya ingin ma’ pa tabe’ kepada beliau bahwa saya sedang berada di lingkungannya,” ungkap Prof nurdin.

Setelah bertemu dengan raja wotu, Prof Nurdin melanjutkan dengan blusukan ke Pasar Wotu yang di sambut meriah oleh para pedagang dan penjual. Antusias warga pecah saat melihat sosok dengan segudang preatasi itu menjajakan kaki kedalam pasar.

Prof Nurdin Abdullah saat bersilaturahmi bersama masyarakat (Foto: Istimewa)

“Majuki prof. Andlan ku. Majuki Prof. Andalanku.3. Majuki Peof. Andalan ku,” teriakan dari kerumunan warga.

Blusukan yang dilakukan sang Professor ini tak lain hanya untuk menyerap semua jeritan atau keluhan masyarakat yang ada di daerah-daerah.

“Sudah banyak PR yang harus saya bawa pulang, keluhan yang saya terima harus bisa diatasi secepatnya,” ungkap prof Nurdin.

Tak hanya sampai disitu, Pelabuhan Wotu menjadi sasaran selanjutnya.
Melalui tangan dingin Prof nurdin dalam membangun Bantaeng rupanya menjadi buah bibir di kalangan nelayan pelabuhan wotu.

“Kami berharap prof nurdin adalah solusi atas permasalahan yang kerap kami hadapi disini,” ungkap Djamal salah seorang nelayan.

Kegiatan dilanjutkan ke Pasar Raya Masamba, Luwu Utara. Di sini ratusan pedagang dan pengunjung spontan berteriak gembira menyambut sosok yang santun itu.

“Hidup Nomor 3. Hidup Nomor 3. Pilih yang bersih. Pilih yang sudah terbukti kerjanya,”

Menjelang siang hari, kunjungan calon gubernur Nomor Urut 3 ini dilanjutkan menuju Desa Patimang di Malangke Timur.

Tokoh masyarakat H.Hatta mengatakan bahwa seluruh masyarakat patimang sudah sejak tadi menanti kedatangan sosok sang Professor.

“Kita memang sangat bangga dengan adanya prof yang menuju gubernur sulsel, apa yang dia ucapkan sudah banyak buktinya dan semoga kemajuan bantaeng bisa pindah kesini,” harapnya.

Dengan hikmat, prof nurdin menyampaikan 5 program andalan kedepan yang dibarengi penyampaian keluhan dari masing- masing masyarakat.

“Prof andalanku, semoga kerja nyata bisa di tingkatkan dan lebih diperluas supaya daerah ini juga kena dari kerja nyata prof nanti,” ungkap Hatta

Perjalanan selanjutnya adalah Malangke Barat Desa Ammasang, lalu menuju ke Baebunta. Tokoh masyarakat Baebunta yang berkumpul di rumah mantan kepala desa, Sewang di Kampung Lara, Desa Beringin Jaya meminta kepada Prof HM Nurdin Abdullah untuk menuntaskan masalah banjir yang kerap mereka alami sejak 15 tahun terakhir.

“Kami tahu Prof (Nurdin Abdullah) ahlinya mengatasi banjir di Bantaeng. Tolong selesaikan juga masalah kami. Kami sudah 15 tahun langganan banjir,” ujar tokoh masyarakat Sewang

Banyaknya dukungan dari masyarakat saat berkunjung membuat haru Prof. Nurdin.

“Saya sangat sedih melihat ternyata masih banyak rakyat yang dipinggirkan dan tidak diperhatikan. Keluhan mereka langsung dihadapanku seakan menjadi pengingat bahwa tanpa rakyat semua tak akan berarti, kedepan masyarakat harus menjadi titik sentral kejayaan kita bersama,” beber guru besar unhas ini.

Menjelang buka puasa, Calon Gubernur Susel Nomor Urut 3 Prof HM Nurdin Abdillah menghadiri acara buka puasa yang dihelat pengurus PKS Luwu di Bupon Kabupaten Luwu. Dan setelah sakat tarawih Prof HM Nurdin Abdullah diskusi dengan tokoh masyarakat di Kota Palopo.