Makna Hari Pancasila bagi Prof Nurdin Abdullah

MONITOR, Makassar – Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Prof Nurdin Abdullah – Andi Sudirman Sulaiman (Prof Andalan) ternyata punya cara tersendiri memaknai hari Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2018 hari ini.

Prof Nurdin Abdullah menyebutkan, Pancasila tak hanya sekedar ideologi Bangsa, tetapi Pancasila sudah menjaga Bangsa Indonesia selama berpuluh tahun. Pancasila menjaga NKRI. Pancasila menyatukan kita dari sekian banyak perbedaan.

Khususnya kata Kepala Daerah Peraih Bung Hatta Anti Coruption Award, bahwa dalam memaknai perbedaan. Sebab Indonesia dibangun dari pondasi banyak hal yang berbeda.

“Yang berbeda itu kita rekatkan, bukan kita pisahkan, itu yang terpenting dalam berbangsa dan bernegara,” ungkap Prof Nurdin Abdullah.

Menurut Bupati Bantaeng dua periode ini, bentuk kongkrit dalam memaknai hari Pancasila yakni dengan kembali melihat masa lalu bangsa yang penuh dengan semangat perjuangan, tanpa memandang perbedaan suku, agama, ras, dan lain lain.

“Butir – butir Pancasila itu mengajarkan kita bagaimana agar lebih dewasa melihat perbedaan, jangan hanya karena perbedaan politik, persaudaraan jadi korban.

Terpenting lagi, Prof Nurdin menghimbau kepada para generasi muda untuk menjadikan momentum lebih mencintai bangsa melalui perjuangan meraih prestasi dalam semua sektor.

“Buktikan, kalau anak muda Indonesia itu adalah pemuda yang penuh dengan prestasi, dan siap bertarung dalam semua kanca kompetisi,” tegas Prof Nurdin Abdullah.