Tahun 2019 Semua Operator Bus di DKI Gabung OK OTrip

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, di Balai Kota, Jakarta, Jumat (13/7)

MONITOR, Jakarta – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengatakan bahwa tahun depan semua operator bus di Ibukota akan bergabung dengan OK OTrip. Ditargetkan sebanyak 2.609 armada bus dari berbagai operator angkutan umum akan bergabung.

Sandiaga mengatakan, program OK OTrip sudah masuk tahap finalisasi, uji coba sendiri akan berahir pada Minggu, 15 Juli 2018, mendatang. Disisi lain, Pemprov DKI sendiri saat ini sedang berusaha meningkatkan jumlah operator yang terlibat.

“Pak Gubernur sudah menetapkan bulan ini sebagai bulan yang sangat strategis untuk kepastian meningkatkan ridership kita ke 1 juta, akhir tahun ini,” kata Sandi di Balai Kota Jakarta, Jumat (13/7).

Disisi lain, kata Sandi, Rapat pembahasan untuk meningkatkan sistem integrasi bus OK OTrip dengan angkot terus dilakukan. Pihaknya pun merasa optimis akhir bulan akan lebih banyak integrasi baik dengan angkot maupun transportasi lain.

Namun, diakui Sandi dalam merealisasikan program OK OTrip tengah mengalami kendala, yaitu menyamakan persepsi antara Transjakarta dan pihak operator. Namun, nantinya, komunikasi antar keduanya akan diteruskan oleh Dinas Perhubungan.

“Kami di rapimtas (rapat pimpinan terbatas) menjelaskan bahwa akhir bulan ini akan ada penambahan signifikan dan akhir tahun targetnya adalah tetep 2.609 armada yang bergabung,” ujarnya.

Hingga saat ini, OK OTrip sudah menembus angka 18 ribu pelanggan dalam masa uji coba dan angka tersebut dipastikan akan terus meningkat.

Sementara itu, Ditektur Utama (Dirut) PT. Transjakarta, Budi Kaliwono mengatakan, saat ini sudah ada 123 operator angkutan umum yang telah bergabung dengan OK OTrip dan akan ditargetnya 275 operator.

“Biasa itu operator kan ada penjual ada pembeli. Kami yang pembeli ini kan harus ada peraturan. Kita sudah ada jalan keluar dibantu oleh Badan Pengadaan Barang dan Jasa (BPBJ),” pungkasnya.