Buntut Konflik Internal PKS, Enam Kader “Dilempar” jadi Caleg DPR RI

Wakil Ketua DPRD DKI FRaksi PKS Triwisaksana (dok: Asep Monitor)

MONITOR, Jakarta –¬†Pendaftaran calon anggota legislatif (caleg) di tubuh PKS diwarnai aksi kekecewaan dari kader PKS Jakarta. Menyusul kabar adanya enam orang kader PKS yang saat ini duduk sebagai DPRD Jakarta di Pemilihan Legislatif (pileg) 2019 “dilempar” untuk menjadi caleg DPR RI.

Dari enam orang anggota DPRD Jakarta yang dilempar menjadi caleg DPR RI, salah satunya adalah Triwisaksana.

“Bukan dilempar dong. Ini bagian dari penugasan partai yang tidak bisa ditolak,” ungkap Triwisaksana kepada MONITOR di Gedung DPRD Jakarta, Rabu (18/7).

Sani panggilan akrabnya, tak menampik dengan adanya penugasan baru kepada sejumlah kader PKS yang saat ini duduk sebagai wakil rakyat Jakarta untuk mengabdi sebagai anggota DPR RI.

Namun sayangnya, Sani tak bisa menyebutkan satu persatu siapa saja koleganya di DPRD Jakarta yang dimutasikan untuk maju sebagai caleg DPR RI tersebut.

“Wah, saya tidak tahu. Itu kewengan partai,” terangnya.

Sani yang saat ini duduk sebagai Wakil Ketua DPRD ini menyebutkan kalau penempatan menjadi caleg DPR RI karena dirinya sudah dua periode lebih menjadi wakil rakyat Jakarta.

“Jadi aturannya di PKS kalau sudah menjabat dua periode jadi wakil rakyat Jakarta, maka harus pindah ke jenjang yang lebih tinggi. Jadi kalau ada penugasan ke DPR RI itu bukan di lempar justru jabatan kita naik,” pungkasnya.

Sementara itu dari rumor yang beredar sejumlah anggota DPRD Jakarta yang ditugaskan ke DPR RI banyak yang kecewa. Mereka lebih memilih mundur untuk tidak menjadi caleg DPR RI. Tidak hanya itu, kabar menyebutkan dipindahnya anggota DPRD Jakarta untuk caleg DPR RI buntut konflik internal di tubuh PKS.