Anggap Atlet Emas, Gubernur NTB Akan Asuransikan Zohri

Gubernur NTB Tuan Guru Bajang kanji beri bonus buat Zohri

MONITOR, Lombok – Lalu Muhammad Zohri kebanjiran bonus usai menjadi yang tercepat dalam lomba lari 100 meter pada Kejuaraan Dunia Atletik U-20) di Finlandia. Sejumlah kalangan menjanjikan hadiah sebagai bentuk apresiasi dan keprihatinan kehidupan Zohri selama ini.

Bahkan Presiden Joko Widodo telah mengintruksikan Menteri PUPR untuk merenovasi sprinter asal Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) itu. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi juga menjanjikan bonus saat Zohri kembali ke tanah air nanti.

Tak mau ketinggalan, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat juga ikut menyiapkan hadiah besar. Hal itu diungkapkan oleh Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi.

Jika yang lain menjanjikan bonus berbentuk renovasi rumah, berbeda dengan TGB. Ia mengungkapkan, bonus yang akan diberikan kepada Zohri berbentuk polis asuransi sebesar Rp 100 juta dan uang tunai Rp 100 juta untuk modal usaha keluarga Zohri.

“Semalam saya menghubungi Zohri saat dia sedang makan malam bersama Ibu Dubes Wiwiek Setyawati Firman di sana (Finlandia). Saya sampaikan ucapan selamat atas prestasi yang luar biasa. Alhamdulillah, sungguh kebanggaan untuk NTB dan Indonesia” ungkap TGB dalam keterangan tertulis, Jumat (13/7/2018).

TGB mengaku sudah tahu bahwa Zohri merupakan salah satu anak muda berprestasi yang disiapkan untuk Generasi Emas 2025. “Saya juga berpesan agar dia tidak terlena. Harus bersyukur, terus berlatih dan tetap rendah hati. Zohri komit untuk terus berlatih dan membela Merah Putih” tambahnya.

TGB berharap, prestasi Zohri bisa jadi pelecut atlet TNB lainnya untuk mengukir prestasi setinggi-tingginya yang membanggakan bangsa Indonesia.

Zohri menjadi juara dalam Kejuaraan Dunia Atletik U-20 untuk nomor 100 meter putra di Finlandia, Rabu (11/7/2018). Dia berhasil mencapai garis akhir dalam waktu 10,18 detik (dengan percepatan angin searah pelari 1,2 meter/detik). Zohri bahkan mengungguli duo sprinter asal Amerika Serikat, Anthony Schwartz dan Eric Harrison. Atlet asal NTB ini merupakan atlet berprestasi untuk lari 100 meter. Pada 2017, dia menyabet 7 emas untuk kejurnas. Pada 2018, dia juga menyabet emas untuk atletik junior Asia 100 meter di Jepang dengan catatan waktu 10,27 detik.