Rabu, 29 April, 2026

Demi Ketahanan Energi, Indonesia harus menemukan Cadangan Migas Baru

MONITOR, Jakarta – Konsumsi migas (minyak dan gas) di dalam negeri dari waktu ke waktu terus meningkat. Peningkatan ini tidak bisa dipenuhi dari hasil produksi migas dalam negeri. Akibatnya, Indonesia yang dulu dikenal sebagai negeri kaya minyak kini harus rutin impor.

Indonesia terancam menjadi negara yang terus mengimpor kebutuhan minyak dan gas untuk untuk memenuhi kebutuhan gas nasional. Mengacu catatan Pertamina, selisih (gap) antara kebutuhan gas domestik dengan produksi akan terus meningkat dari saat ini 2,5 miliar kaki kubik per hari (bcfd) menjadi 4 bcfd pada 2025.

Kepala Divisi Formalitas Satuan Kerja Khusus (SKK) Migas Didik Setiyadi mengatakan angka diatas sudah memperhitungkan jika hasil produksi gas dari proyek-proyek besar seperti Jangkrik, Masela dan Tangguh dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan domestik, menurut data Pertamina.

“Saya bilang kita bukan negara produsen gas terbesar di dunia. Cadangan kita hanya 1,2 persen dari cadangan gas dunia. Jadi, kita bukan negara kaya dengan minyak dan gas bumi, masa itu sudah lewat,” kata Didik dalam acara Fokus Group Dicussion “Kupas Tuntas Industri Hulu Migas” di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (8/12). 

- Advertisement -

Kalau soal ketahanan energi tegas Didik, maka harus dilihat sisi kebutuhan dan sisi harga. Artinya, kalau kita membutuhkan gas yang tersedia di dekat kita, tapi harganya tinggi atau mungkin kalau beli dari jauh tapi ada ongkos angkut dan lain sebagainya, maka demi kebutuhan yang tidak mematikan pembangkitan listrik kita, kita kan harus cari sumber gas baru.

“Tanpa upaya menemukan cadangan baru minyak bumi dan gas, kata dia, Indonesia terancam segera mengalami krisis energi. Namun, penemuan cadangan baru juga bukan perkara gampang,” tegas Didik.

Menurut Didik, Bila tak ada temuan cadangan minyak baru, dengan angka produksi sekarang, dalam 12 tahun ke depan kita sudah akan kehabisan minyak bumi.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER