MONITOR, Medan – Semangat hidup sehat dan kolaborasi lintas komunitas mewarnai gelaran Spirit Run 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Pelita Harapan (BEM UPH) Kampus Medan, Sabtu (25/4/2026). Kegiatan lari sejauh lima kilometer ini berlangsung di Urban Community Park Kebun Bunga dan diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan.
Sebanyak 780 peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa lintas universitas, dosen, karyawan, hingga masyarakat umum turut ambil bagian dalam ajang ini. Tingginya antusiasme menunjukkan bahwa olahraga kini menjadi bagian penting dari gaya hidup generasi muda, sekaligus ruang interaksi sosial yang positif.
Tak hanya lomba lari, kegiatan ini juga diramaikan dengan berbagai aktivitas kebugaran seperti Body Combat dan Zumba, yang semakin memperkuat semangat kebersamaan, sportivitas, dan koneksi antar komunitas.
Head of UPH Medan, Daniel Augustinus, Ph.D., menegaskan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kesehatan fisik dalam proses pendidikan.
“Melalui Spirit Run 2026, kami ingin membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga sehat secara fisik dan kuat dalam karakter,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Pembina BEM UPH Medan, Bonnarty Silalahi, M.Th., yang menyebut kegiatan ini sebagai momentum untuk menghidupkan kembali budaya positif pascapandemi.
“Spirit Run 2026 merupakan kegiatan perdana yang kembali digelar di Medan sejak pandemi COVID-19 dan perlu terus dilanjutkan,” katanya.
Ketua BEM UPH Medan 2025/2026, Jasmine Angelica, bersama Ketua Pelaksana Christian Setiawan, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan mahasiswa menghadapi Ujian Akhir Semester (UAS), dengan menjaga kebugaran fisik agar tetap optimal.
Kolaborasi dan Dukungan
Dalam pelaksanaannya, BEM UPH Medan berkolaborasi dengan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) Provinsi Sumatera Utara guna memastikan standar penyelenggaraan kegiatan tetap terjaga.
Ketua Umum PASI Sumut, David Luther Lubis, mengapresiasi inisiatif mahasiswa dalam menghadirkan ajang olahraga yang terorganisir dengan baik.
“Spirit Run 2026 menjadi momentum penting untuk menumbuhkan minat masyarakat terhadap olahraga lari sekaligus menemukan potensi atlet baru di Sumatera Utara,” ujarnya.
Dukungan juga diberikan oleh Pemerintah Kota Medan melalui Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Tengku Chairuniza, yang berharap kegiatan serupa dapat menginspirasi lebih banyak institusi pendidikan.
Hasil Perlombaan
Pada kategori pria, Jodi dari Vendetta Atletik Club keluar sebagai juara pertama dengan catatan waktu 19:43.17, disusul Josua dari PASI Medan (19:44.08) dan Indra Pratama dari SPOBDA-SPOBNAS Sumatera Utara (19:52.76).
Sementara di kategori wanita, atlet SPOBDA-SPOBNAS Sumatera Utara mendominasi podium. Kesia Sihotang meraih posisi pertama (24:59.12), diikuti Yaumil Fauziah (24:59.53), dan Nirwana Etamala Manik (25:14.59).
Selain hadiah jutaan rupiah bagi para pemenang, panitia juga menghadirkan lucky draw dengan berbagai hadiah menarik dari mitra seperti HiLo, Fitbar, Vizta Gym, Pohon Pinang, dan Bebas Cedera.
Komitmen Berkelanjutan
Keberhasilan Spirit Run 2026 menjadi pijakan bagi BEM UPH Medan untuk terus menghadirkan program pengembangan mahasiswa yang berkelanjutan. Ke depan, berbagai inisiatif akan dikembangkan, termasuk penguatan kepemimpinan melalui Leadership Development Camp 2026 sebagai bagian dari Leadership Pathway di lingkungan UPH.
Melalui kegiatan ini, UPH Medan menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang sehat, berkarakter, dan siap berkontribusi bagi masyarakat.
