MONITOR, Jakarta – Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) akan menggelar hajatan akbar untuk memperingati Hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember 2017. Momentum ini sekaligus sebagai ajang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kowani ke-89.
Adapun rangkaian kegiatannya, sejak tanggal 6 hingga 12 Desember mendatang, Kowani tengah menyelenggarakan Pelatihan Laskar Perang Melawan Narkoba. Kegiatan ini diikuti sebanyak 44 peserta dari berbagai elemen. Hal tersebut diungkapkan Koordinator Acara Pelatihan Ibu Nuning K. Siregar.
"Kegiatan ini merupakan angkatan pertama, sebagai rangkaian acara memeriahkan HUT Kowani dan Hari Ibu ke 89. Acara ini akan kontinyu diadakan sampai tercapai 1 juta laskar gerakan nasional penanggulangan masalah narkoba, diharapkan menyeluruh seluruh Indonesia," ujar Ibu Nuning di Jakarta.
Kegiatan ini merupakan kerjasama Kowani dengan badan kerjasama sosial usaha pembinaan warga Tama (Bersama). "Setelah acara ini, diharapkan peserta mampu menjangkau 5-10 komunitas. Diutamakan komunitas sekitarnya dan diharapkan dapat menggunakan media sebagai bahan kampanye untuk mencegah penyalahgunaan narkoba," ujarnya penuh harap.
Sementara itu, Ketua Panitia Ibu Hj. Ony Ja'far Hafsah menyatakan Kowani akan menyuguhkan empat kegiatan menarik di tanggal 14 Desember yaitu pemeriksaan gratis. Pertama, Ifa test. "Kegiatan ini akan diikuti sebanyak 150 ibu dengan tujuan mendeteksi dini kanker serviks, yang sekarang ini menjadi momok yang menakutkan, karena terlalu tingginya angka kematian ibu-ibu karena terkena kanker serviks," ucapnya.
Kedua, Kowani akan mengadakan pemeriksaan kanker payudara secara dini atau dikenal dengan Mammografi. Ketiga, pemeriksaan kepadatan tulang osteoporosis, sehingga para ibu bisa mengetahui kondisi kepadatan tulangnya masih bagus atau kurang, lalu diberikan solusi yang tepat. Terakhir yaitu seminar mengenai persendian.
Untuk puncak perayaan Hari Ibu, rencananya akan berlangsung tanggal 18 Desember 2017 di Gedung Nusantara IV DPR RI.
"Puncak acara pada tgl 18 Desember adalah peringatan Hari Ibu, sekaligus ultah Kowani, yang dilakukan di Gedung DPR/MPR RI, dan akan memberikan penghargaan bagi ibu-ibu yang berjasa di Kowani, launching kartu tanda anggota Kowani. Dan dijadwalkan akan dihadiri oleh bapak Ketua MPR RI, Kementerian kabinet kerja dan tokoh-tokoh perempuan Indonesia," terangnya.
Perlu diketahui, Hari Ibu yang diperingati setiap tanggal 22 Desember setiap tahunnya tidak lepas dari sejarah Kongres Perempuan pertama Indonesia yang berlangsung di kota Yogyakarta. Kongres ini terinspirasi dari sumpah pemuda tgl 28 Oktober 1928. Dua bulan setelah pertemuan para pemuda se nusantara yang dikenal dengan sumpah pemuda, berkumpul pula kurang lebih 30 organisasi perempuan se Indonesia pada tanggal 22 Desember 1928 yang merupakan tonggak sejarah perjuangan perempuan Indonesia dalam membela dan ikut serta memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Kongres perempuan Indonesia kemudian berganti nama menjadi Kongres Wanita Indonesia (Kowani).
