MONITOR, Sukabumi – Vaksin Rabies saat ini sudah tersedia di setiap puskesmas di penjuru daerah. Untuk mendapatkannya, para pemilik hewan peliharaan tidak perlu merogoh kocek sepeser pun. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, I ketut Diamitra.
Di hadapan peserta hari 'Rabies Sedunia', Ketut menimbau agar para pemilik hewan tidak panik apabila menghadapi hewan peliharaan yang tertular penyakit itu. Ia pun menekankan kesadaran si pemilik hewan untuk memahami type dan penampilan hewan yang terjangkit rabies.
"Virus Rabies bila tertular pada manusia akan memakan waktu yang lama agar mencapai syaraf batang otak kecil dan besar manusia, perjalanan Virus tersebut bisa 26 jam setiap 1 Centi Meter, tinggi korban juga mrmpengaruhi cepat atau lambatnya virus hingga pada titik serangan," tutur Ketut Diamitra di Desa Cikembar, Kec. Cikembar. Kab. Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (7/10).
Ketut menambahkan, saat ini kesadaran para pemilik hewan peliharaan sangat dibutuhkan untuk rutin merawat dengan vaksin anti rabies yang sudah cukup tersedia di puskesmas maupun dinas peternakan setempat.
Diketahui, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, pada kesempatan hari Rabies Sedunia di Kab. Sukabumi, secara simbolik menyerahkan bantuan vaksin dari pemerintah pusat yang diterima kadisnak kabupaten sebanyak 70 persen dari populasi Anjing di Kab. Sukabumi sebanyak 14.000 ekor, Dirjen juga berkesempatan melakukan sosialisasi kepada anak-anak TK hingga Mahasiswa.
