MONITOR, Denpasar – Korban bencana alam Gunung Agung khususnya anak-anak mendapatkan wejangan dan hiburan dari Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, Seto Mulyadi atau Kak Seto. Dalam suatu kunjungan, mereka diajak bermain tebak lagu dan menyanyikan beberapa lagu nasional.
Kak Seto menyatakan, anak-anak di pengungsian harus tetap bersemangat dalam menjalani aktivitas. Seperti belajar, bermain dan lain sebangainya.
"Walaupun tinggal di pengungsian, anak-anak harus tetap semangat. Tidak boleh sedih dan harus tetap rajin belajar," ujar Kak Seto di Gor Swecapura, Minggu (1/10) kemarin.
Pemerhati anak ini juga berpesan, agar para pengungsi dewasa bersikap tenang dan memantau kegiatan anak-anak. Menurutnya, dalam kondisi terkena musibah, anak-anak merupakan golongan rentan dan berpotensi menjadi agresif.
"Jadi harus mengubah paradigma mendidik anak-anak dalam situasi semacam ini. Jika selama ini mendidik dengan keras, tolong itu ditinggalkan," jelasnya.
