Rabu, 15 April, 2026

Mudik Aman, Kemenag Siapkan 6.800 Masjid Jadi Tempat Istirahat

MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama kembali akan mengoptimalkan peran masjid sebagai tempat beristrahat bagi para pemudik/musyafir. Kemenag telah menyiapkan lebih dari 6.800 masjid pada momen mudik dan arus balik Idulfitri 1447 H.

“Seperti tahun lalu, tahun ini Kemenag akan maksimalkan untuk menggunakan masjid sebagai tempat beristrahat para pemudik. Selain tempat beristrahat, sekaligus memberikan makanan kepada para musyafir,” kata Menteri Agama Nasaruddin Umar melalui zoom meeting pada Rapat koordinasi Masjid Ramah Pemudik, di Jakarta, Selasa (3/3/2026).

“Tahun lalu hal seperti ini sudah kita lakukan. Tahun ini akan lebih matang lagi kita lakukan. InsyaAllah, Kemenag dan seluruh lapisan, mempersiapkan masjid sebagai tempat beristrahat untuk jutaan musyafir pada lebaran tahun ini,” sambung Menag Nasaruddin Umar.

Menag Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa tradisi mudik lebaran setiap tahunnya harus berjalan aman, menyenangkan dan lancar. Tentu ini menjadi tugas pemerintah salahsatunya Kementerian Agama. Kemenag harus ambil bagian, selain sebagai pengabdian masyarakat juga menjadi ladang amal saleh.

- Advertisement -

“Dari data saat ini, sudah ada 6.859 masjid dari ujung Aceh sampai Papua, bisa digunakan sebagai tempat beristrahat para pemudik. Diharapkan setiap masjid membuat spanduk atau plakat/petunjuk adanya Masjid ramah pemudik. Ini menjadi lahan amal yang sangat bagus. Ini juga berlaku tidak hanya saat mudik, tapi juga pada arus balik,” kata Menag Nasaruddin Umar.

Dirjen Bimas Islam, Abu Rokhmad menyampaikan bahwa dari data Kemenhub, tahun ini lebih dari 150juta pemudik. Akan hal in, Kemenag diharapkan dapat mengambil bagian dengan manjadikan masjid sebagai tempat beristrahat para pemudik.

“Semoga program ini dapat memberikan manfaat bagi pemudik, dalam beribadah dan beristrahat sejenak dalam perjalanan mudik, hingga selamat sampai tujuan,” kata Abu Rokhmad.

Selain itu, lanjut Abu Rokhmad, diharapkan juga, Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) yang dekat dengan jalan raya, bisa digunakan dan berkontribusi bagi para pemudik. Utamanya, bagi UIN yang ada fakultas kedokteran, dengan memberikan arahan bagi mahasiswa kedokteran untuk dapat menempatkan diri pada masjid ramah pemudik.

“Kami berharap, kepada masjid seluruh Indonesia untuk membuatkan Spanduk masjid ramah pemudik. Semoga mudik dan lebaran tahun ini berjalan aman dan lancar,” tandas Abu Rokhmad.

Rapat koordinasi Masjid Ramah Pemudik ini diikuti oleh 1000 Peserta zoom. Turut hadir para Rektor, dan jajaran pejabat Eselon I, II, III dan IV Ditjen Bimas Islam.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER