ASDP Perkuat Koneksi Papua Barat Daya, Layani 64 Ribu Penumpang di 2025

MONITOR, Sorong – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus membuktikan komitmennya dalam mendukung integrasi wilayah kepulauan di Papua Barat Daya. Melalui layanan penyeberangan yang andal di wilayah Sorong, ASDP menjadi tulang punggung mobilitas warga, distribusi logistik, hingga penyokong utama sektor pariwisata kelas dunia di Raja Ampat.

Hingga penghujung tahun 2025, ASDP Cabang Sorong mencatat telah melayani lebih dari 64 ribu penumpang dan sekitar 12 ribu unit kendaraan. Capaian ini menegaskan bahwa transportasi laut tetap menjadi urat nadi utama bagi masyarakat, baik untuk urusan keluarga, pendidikan, maupun akses kesehatan.

Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyatakan bahwa operasional di wilayah 3T (Tertinggal, Terluar, dan Terdepan) merupakan mandat perusahaan untuk memastikan tidak ada wilayah yang terisolasi.

“Layanan penyeberangan kami di Pelabuhan Klademak dan Pelabuhan Arar bukan sekadar memindahkan orang dan kendaraan. Ini adalah upaya kami menghubungkan harapan masyarakat agar tetap terintegrasi dengan pusat ekonomi dan layanan publik. Kami ingin memastikan roda perekonomian di Papua Barat Daya terus berputar tanpa hambatan,” ujar Heru Widodo.

- Advertisement -

Selain mobilitas warga, ASDP berperan vital dalam menjaga stabilitas stok kebutuhan pokok. Tercatat sepanjang 2025, sekitar 3.000 muatan logistik yang berisi sembako seperti gula, kecap, dan mie instan telah didistribusikan ke berbagai pulau melalui empat armada andalan: KMP Kurisi, KMP Terubuk I, KMP Arar, dan KMP Kalabia.

General Manager ASDP Cabang Sorong, Eko Yulianto, menambahkan bahwa kehadiran ASDP memberikan kepastian pasokan bagi masyarakat di pulau-pulau terpencil.

“Kami memahami bahwa ketergantungan masyarakat kepulauan terhadap pasokan dari daratan sangat tinggi. Oleh karena itu, armada kami bekerja sepanjang tahun untuk menjamin distribusi logistik lancar, sehingga harga kebutuhan pokok di wilayah kepulauan tetap stabil dan terjangkau bagi warga,” ungkap Eko Yulianto.

Tak hanya sisi sosial, ASDP juga memperkuat posisinya sebagai gerbang pariwisata menuju destinasi unggulan seperti Wayag dan Manta Sandy. Dengan rute strategis seperti Sorong-Waisai dan rute terbaru Foley-Waigama yang dibuka sejak Oktober 2025, akses bagi wisatawan domestik maupun mancanegara kini semakin luas.

Langkah ekspansi rute ini diharapkan dapat membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku usaha lokal di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, sekaligus memperkokoh posisi Papua Barat Daya sebagai destinasi wisata bahari unggulan di kancah internasional.

Tentang PT ASDP Indonesia Ferry (Persero): PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) adalah perusahaan BUMN yang bergerak di bidang jasa penyeberangan dan pelabuhan terintegrasi. Dengan komitmen menghadirkan layanan yang aman dan berkelanjutan, ASDP terus bertransformasi menjadi penyedia jasa transportasi yang menghubungkan Nusantara dari Sabang sampai Merauke.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER