LKSA Nuruz Zahroh Apresiasi Program ‘Pelatihan Menjahit ‘Pertamina

MONITOR, Jakarta – Kepala Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Nuruz Zahroh, Sultony Choirul, sangat mengapresiasi program Pemberdayaan Panti Sosial “Bangkit dari Covid-19”. Program ini merupakan tindak lanjut program tanggung jawab sosial (CSR) Pertamina untuk meningkatkan kesejahteraan Panti.

Ya, PT Pertamina (Persero) memberikan bantuan program, salah satunya adalah pelatihan menjahit ke puluhan anak Panti Asuhan Nuruz Zahroh di Koja, Jakarta Utara, Selasa (11/8/2020).

Choirul mengatakan, dengan adanya pelatihan Pertamina ini, mereka (anak-anak panti) bisa menambah kemampuan sehingga nantinya bisa menghasilkan sesuatu dan menjadi bekal untuk di masa depan.

Program tersebut, dikatakan dia, dapat meningkatan kapabilitas menjahit Panti Asuhan Nuruz Zahroh karena merupakan modal unggulan mereka.

- Advertisement -

“Menjahit memang jadi keunggulan dari panti asuhan Nuruz Zahroh karena memang basic pemberdayaan ekonominya ada di situ,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Vice President Corporate Social Responsibility & Small Medium Entreprise Partnership Program (CSR & SMEPP) PT Pertamina (Persero) Arya Dwi Paramita menyebutkan, potensi yang dimiliki panti penerima manfaat ini di antaranya mampu menjahit masker, menjahit peralatan salat dan juga kameja. Bahkan, kata dia, mereka bisa menjahit seragam mereka sendiri.

“Jadi adek adek di sini dilatih untuk menjadi mandiri karena dalam beberapa kesempatan mereka juga menerima orderan baik online maupun offline,” ungkapnya.

Sebagai informasi, Pertamina juga memberdayakan total 7 (panti asuhan, panti werdha, dan panti disabilitas) di Jakarta agar bertahan menghadapi dampak ekonomi dari pandemi COVID-19. Salah satunya, melalui program keberlanjutan CSR Pertamina Peduli dengan estimasi total bantuan Rp 849 juta.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER