MONITOR, Jakarta – Pemprov DKI saat ini tengah melakukan operasi pengecekan saluran kelistrikan di kampung-kampung, yang menjadi penyebab umum terjadinya kebakaran. Ini dilakukan untuk mencegah kejadian kebakaran terulang di lokasi lain di Jakarta.
Hal tersebut diungkapkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai meninjau lokasi kebakaran di RT 7 RW 10, Cipinang Besar Selatan, Minggu (7/7) kemarin. Sebagaimana diketahui, sebanyak 26 rumah ludes terbakar dan 147 warga terpaksa mengungsi di tenda darurat SDN Cipinang Besar Selatan.
“Alhamdulillah, tim pemadam kebakaran kita merespon cepat, dalam waktu kira-kira 30 menit api sudah bisa dipadamkan. Berhasil mencegah api meluas, musibah ini tidak kita harapkan tapi bisa terisolasi dan tidak meluas,” kata Anies Baswedan, Senin (8/7).
Ia memastikan, seluruh kebutuhan dasar korban kebakaran terpenuhi oleh Dinsos, baik makanan siap saji selama 24 jam, kebutuhan sekolah hingga pelayanan kesehatan dari Dinkes DKI.
Selain itu, Anies menerangkan Dinas Dukcapil Pemprov DKI Jakarta juga telah menyediakan posko pengaduan dan kepengurusan surat-surat beharga yang hilang atau terbakar di lokasi kejadian.
