PEMERINTAHAN

Apresiasi Penggerak Ekonomi Digital, Menteri UMKM Ajak Ojol Nobar Final Piala Dunia 2026

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengapresiasi kontribusi para pengemudi ojek online (ojol) sebagai bagian dari penggerak ekonomi digital melalui kegiatan nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 bertajuk Gembira Bersama Ojol Indonesia di halaman Kantor Kementerian UMKM, Jakarta, Minggu (19/7).

Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan kegiatan tersebut menjadi wujud keberpihakan pemerintah kepada pelaku usaha mikro, termasuk para mitra pengemudi ojol yang selama ini berperan dalam menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Hari ini kita berkumpul bersama teman-teman asosiasi ojol untuk menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat ekonomi bawah. Semangatnya adalah kopi darat. Siapa pun tim yang menang, yang penting kita bisa berkumpul bersama,” kata Maman.

Menurut Maman, Kementerian UMKM memandang para pengemudi ojol sebagai bagian dari pelaku usaha mikro karena mampu menjalankan usaha secara mandiri, mengelola aset produktif, memanfaatkan teknologi digital, serta mengembangkan kewirausahaan di tengah pesatnya transformasi ekonomi digital.

Ia menambahkan, penyelenggaraan nobar Piala Dunia 2026 di berbagai daerah selama turnamen berlangsung turut memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional melalui meningkatnya aktivitas usaha masyarakat.

Berdasarkan kajian Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, perputaran ekonomi selama penyelenggaraan Piala Dunia 2026 diperkirakan mencapai Rp5,03 triliun, antara lain didorong oleh berbagai kegiatan pesta rakyat dan nonton bareng.

“Berdasarkan laporan dari kepala daerah, Piala Dunia memberikan dampak besar terhadap perekonomian. Warung kopi, kafe, pedagang pakaian, hingga berbagai usaha mikro di daerah ikut bergerak melalui kegiatan nobar,” ujar Maman.

Ia juga menyoroti besarnya kontribusi ekosistem transportasi daring terhadap penciptaan lapangan kerja nasional. Berdasarkan data Institute for Development of Economics and Finance (INDEF), ekosistem tersebut menciptakan sekitar 5,53 juta lapangan kerja yang terdiri atas 2,91 juta pengemudi serta 2,62 juta pekerja di sektor UMKM, logistik, perdagangan, dan jasa pendukung.

“Presiden menugaskan Kementerian UMKM untuk memberikan ruang harapan agar para ojol dapat meningkatkan taraf hidupnya. Kegiatan hari ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami dalam mendorong peningkatan kesejahteraan mereka,” ujar Maman.

Untuk memperkuat pemberdayaan para pengemudi ojol, Kementerian UMKM terus memperluas akses pembiayaan, pelatihan, pendampingan usaha, serta literasi digital guna membangun ekosistem kemitraan yang sehat, adil, transparan, dan berkelanjutan antara platform digital dan para mitra pengemudi.

“Sekarang saatnya kita bergandengan tangan, membangun kemitraan yang berkeadilan, dan saling membesarkan bersama platform ojol. Tanpa kepercayaan dari semua pihak, ekosistem transportasi online tidak akan berjalan dengan baik,” kata Maman.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza mengajak para pengemudi ojol untuk terus bekerja dengan semangat, disiplin, dan rasa syukur, sekaligus menjaga solidaritas antarsesama anggota komunitas.

Menurut Helvi, pertandingan final Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Spanyol menghadirkan pelajaran tentang kerja keras, konsistensi, disiplin, dan pantang menyerah yang relevan diterapkan para pelaku usaha dalam menghadapi tantangan sehari-hari.

“Bagi kami, pendampingan usaha kepada teman-teman ojol merupakan bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi keluarga besar UMKM. Itulah yang paling penting,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojol Garda Indonesia Raden Igun Wicaksono menyampaikan apresiasi kepada Kementerian UMKM atas dukungan yang diberikan kepada para pengemudi ojol melalui kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian UMKM yang telah memfasilitasi kegiatan nonton bareng ini. Yang paling utama adalah terjalinnya silaturahmi. Siapa pun yang menang, ojek online tetap bersatu,” kata Igun.

Kegiatan nobar final Piala Dunia 2026 “Gembira Bersama Ojol Indonesia” diikuti ribuan pengemudi ojol dari berbagai komunitas. Acara tersebut juga melibatkan belasan gerobak UMKM yang menyediakan makanan, minuman, dan camilan secara gratis bagi peserta, sekaligus menjadi ruang promosi bagi produk usaha mikro. Penyelenggaraan kegiatan turut didukung oleh berbagai mitra mencakup BRI, Jamkrindo, Yuasa, BNI Life, BPJS, Ketenagakerjaan, Family Mart, Remala Abadi, Hokben, Mills, Hero, Alfamart, dan ID Food.

Recent Posts

Kemnaker Mulai Siapkan Peta Jalan Tata Kelola PRT

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mulai menyiapkan peta jalan tata kelola Pekerja Rumah Tangga…

6 jam yang lalu

Kemenhaj Perketat Pengawasan Travel Umrah

MONITOR, Jakarta - Lonjakan kasus penipuan dan penggelapan dana perjalanan ibadah kembali menjadi sorotan serius seiring…

7 jam yang lalu

Kemenag Salurkan Rp65,2 Miliar Bantuan untuk Pemulihan Pesantren Terdampak Banjir Aceh

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) telah menyalurkan bantuan senilai Rp65,2 miliar untuk mendukung pemulihan…

16 jam yang lalu

ICFA 2026: Rokhmin Dahuri dorong Transformasi Akuakultur Menuju Ekonomi Biru Berkelanjutan

MONITOR, MIRI, SARAWAK - Masa depan akuakultur global tidak cukup hanya diarahkan pada peningkatan produksi…

19 jam yang lalu

Komisi XI DPR Tagih Komitmen BI Dorong Lapangan Kerja dan Ekonomi Daerah

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Marwan…

19 jam yang lalu

50 Persen Travel Umrah Tak Aktif, Kemenhaj Rombak Aturan dan Digitalisasi Perizinan

MONITOR, Jakarta — Tata kelola penyelenggaraan ibadah umrah di Tanah Air mendesak untuk dibenahi secara menyeluruh…

20 jam yang lalu