Dok. Humas Jasa Marga
MONITOR, Jakarta – Volume lalu lintas kendaraan di sejumlah ruas tol wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat mulai mengalami peningkatan signifikan pada H-5 menjelang libur Idulfitri 1447H/2026 M. Kenaikan ini menjadi indikasi awal pergerakan arus mudik yang diprediksi mencapai puncaknya dalam beberapa hari ke depan.
Berdasarkan data Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, pada Senin (16/3), tercatat peningkatan volume kendaraan yang meninggalkan Jabodetabek menuju arah Merak dan Puncak Bogor melalui Gerbang Tol (GT) Cikupa dan GT Ciawi 1. Total kendaraan mencapai 83.510 unit atau naik 7,82 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 77.455 kendaraan.
Secara rinci, volume kendaraan yang melintas di GT Cikupa menuju arah Merak tercatat sebanyak 48.217 kendaraan, meningkat 3,33 persen dari kondisi normal. Sementara itu, lonjakan lebih tinggi terjadi di GT Ciawi 1 menuju kawasan Puncak Bogor, dengan total 35.293 kendaraan atau naik 14,62 persen.
Senior General Manager Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Widiyatmiko Nursejati, menyampaikan bahwa tren kenaikan ini merupakan pola umum menjelang periode puncak mudik.
“Peningkatan volume lalu lintas sudah mulai terlihat pada H-5. Kami memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada Rabu, 18 Maret 2026,” ujar Widiyatmiko.
Sementara itu, di wilayah Jawa Barat, arus lalu lintas menuju Bandung dan Rancaekek juga menunjukkan peningkatan. Tercatat sebanyak 70.386 kendaraan melintas atau naik 9,58 persen dibandingkan volume normal. Sedangkan arus kendaraan yang kembali menuju Jakarta mencapai 60.332 kendaraan atau meningkat 6,35 persen.
Distribusi lalu lintas di Jawa Barat terpantau melalui dua gerbang tol utama. Di GT Cileunyi ruas Tol Padaleunyi, kendaraan menuju Rancaekek, Garut, dan sekitarnya mencapai 36.098 unit atau naik 13,66 persen. Adapun kendaraan kembali ke Jakarta melalui gerbang yang sama tercatat 31.062 unit atau meningkat 9,33 persen.
Sementara di GT Pasteur, volume kendaraan menuju Kota Bandung tercatat sebanyak 34.288 unit atau naik 5,59 persen. Untuk arus balik menuju Jakarta melalui GT Pasteur, tercatat 29.270 kendaraan atau meningkat 3,35 persen dibandingkan kondisi normal.
Mengantisipasi lonjakan arus mudik, Jasa Marga mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang. Pengguna jalan diminta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, menjaga kebugaran pengemudi, serta memastikan kecukupan bahan bakar dan saldo uang elektronik.
Selain itu, pengguna jalan tol juga diingatkan untuk menggunakan satu kartu elektronik yang sama saat melakukan transaksi di ruas tol dengan sistem tertutup, seperti Tol Cipularang, Padaleunyi, dan JORR II, guna menghindari kendala saat transaksi di gerbang keluar.
Untuk mendapatkan informasi terkini terkait kondisi lalu lintas, masyarakat dapat mengakses layanan resmi Jasa Marga melalui call center 24 jam di 133, situs resmi, media sosial, serta aplikasi Travoy.
Dengan tren peningkatan yang terus terjadi, pengguna jalan diimbau untuk merencanakan waktu perjalanan secara bijak guna menghindari kepadatan saat puncak arus mudik Lebaran 2026.
MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, meninjau Posko Peduli Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)…
MONITOR, Jakarta – Pemerintah bergerak cepat menjaga keamanan pangan hewani menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor S-50/BN/2026…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama hari ini mengumumkan ada 97.122 guru binaannya yang lulus sertifikasi…
MONITOR, Jakarta - Pengamat keamanan dan terorisme dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Robi Sugara, menilai…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menandatangani nota kesepahaman (MoU)…