Kabar Haji

Kemenhaj Susun Modul Pengendalian Ekosistem Ekonomi Haji di Bogor

MONITOR, Jakarta – Kementerian Haji dan Umrah melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (Ditjen PE2HU) menyusun modul pengendalian ekosistem ekonomi haji, modul ini disiapkan sebagai pedoman pemantauan aktivitas ekonomi dalam penyelenggaraan ibadah haji. Penyusunan modul tersebut dibahas dalam kegiatan yang berlangsung di Bogor, 6-8 Maret.

Direktur Jenderal PE2HU, Jaenal Effendi mengatakan pengendalian ekosistem ekonomi haji diperlukan agar seluruh rantai pasok yang terlibat dalam layanan haji dapat memberi nilai tambah bagi perekonomian nasional.

“Pengendalian ekosistem ekonomi haji sangat penting agar seluruh rantai pasok yang terlibat dalam penyelenggaraan haji dapat memberikan manfaat ekonomi yang optimal bagi Indonesia. Modul ini akan menjadi panduan bagi petugas di lapangan untuk memantau penggunaan produk nasional, kinerja mitra, serta memastikan seluruh proses berjalan transparan dan akuntabel,” ujar Jaenal.

Ia menjelaskan, modul tersebut akan memuat sejumlah fokus pengendalian, antara lain pengendalian rantai pasok produk Indonesia, pengawasan supplier dan mitra ekosistem, monitoring ekspor produk nasional untuk kebutuhan jemaah, optimalisasi ekonomi hotel dan kawasan haji, serta pengendalian keuangan operasional haji.

Dalam modul ini juga akan digunakan indikator Indeks Pemberdayaan Ekonomi Haji sebagai alat ukur untuk melihat sejauh mana aktivitas ekonomi dalam penyelenggaraan haji memberikan dampak bagi perekonomian Indonesia.

Pengukuran tersebut akan mencakup sejumlah komponen layanan utama dalam penyelenggaraan haji, seperti konsumsi, akomodasi, transportasi, asuransi, layanan kesehatan, telekomunikasi, hingga logistik.

Jaenal menambahkan, ke depan pemantauan ekosistem ekonomi haji juga akan didukung sistem digital agar data dapat dihimpun secara komprehensif dan perkembangan aktivitas ekonomi dapat dipantau secara real time.

“Data tersebut diharapkan dapat menjadi referensi dalam menilai kinerja penyedia layanan di Arab Saudi sekaligus memantau perkembangan kontribusi ekonomi haji bagi Indonesia,” pungkasnya.

Recent Posts

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

5 jam yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

16 jam yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

16 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

1 hari yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

1 hari yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

1 hari yang lalu