BISNIS

HPE Maret 2026, Harga Emas Melonjak, Konsentrat Tembaga Terkoreksi

MONITOR, Jakarta – Kementerian Perdagangan menetapkan Harga Patokan Ekspor (HPE)  konsentrat tembaga (Cu ≥ 15 persen) untuk periode pertama Maret 2026 sebesar USD 6.684,18 per Wet  Metric Ton (WMT). Nilai tersebut turun 0,12 persen dibandingkan periode kedua Februari 2026 yang tercatat sebesar USD 6.692,35 per WMT. 

Sebaliknya, HPE emas meningkat dari USD 159.475,43 per kilogram menjadi USD 161.568,53 per  kilogram. Harga Referensi (HR) emas juga naik dari USD 4.960,24 per troy ounce (t oz) menjadi USD  5.025,35 per troy ounce. 

Ketentuan tersebut ditetapkan dalam “Keputusan Menteri Perdagangan (Kepmendag) Nomor 375 Tahun 2026 tentang Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi atas Produk Pertambangan yang  Dikenakan Bea Keluar” tertanggal 27 Februari 2026, yang berlaku untuk periode 1–14 Maret 2026. 

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Tommy Andana, menyampaikan penurunan HPE  konsentrat tembaga dipengaruhi oleh aksi ambil untung dan penguatan dolar AS di tengah fase  konsolidasi harga tembaga global. Selama periode pengumpulan data, harga tembaga London Metal  Exchange (LME) sempat menembus USD 13.000 per ton dan mencapai sekitar USD 13.300 per ton pada  11 Februari, sebelum terkoreksi ke kisaran USD 12.500–12.700 per ton dan kembali bergerak mendekati  USD 13.200 per ton pada akhir Februari 2026. 

“Dalam rentang penghitungan tersebut, harga tembaga (Cu) turun 1,44 persen dan perak turun 15,09  persen, sementara emas (Au) naik 1,31 persen. Kenaikan harga emas didorong oleh meningkatnya  permintaan safe-haven serta pembelian oleh sejumlah bank sentral global di tengah meningkatnya  tantangan ekonomi dunia,” ujar Tommy. 

Penetapan HPE dan HR didasarkan pada masukan teknis Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral  (ESDM) yang mengacu pada harga pasar internasional. Harga tembaga merujuk pada LME, sedangkan  emas dan perak mengacu pada London Bullion Market Association (LBMA). Proses penetapan turut  melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian ESDM, Kementerian  Keuangan, dan Kementerian Perindustrian. 

Recent Posts

Kemenag di UIN Mataram Bahas Beasiswa Hingga Riset Indonesia Bangkit

MONITOR, Mataram - Kementerian Agama melalui Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA), Sekretariat…

12 menit yang lalu

Ramadan, Fahri Hamzah: Bisa Jadi Refleksi Bersama Elite dan Rakyat Ciptakan Persatuan

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia sekaligus Wakil Menteri…

19 menit yang lalu

Kasus Pelecehan Atlet Panjat Tebing, DPR: Usut Tuntas dan Evaluasi!

MONITOR, Jakarta - Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyampaikan keprihatinan mendalam atas dugaan…

2 jam yang lalu

TPG Madrasah 2026 Belum Cair? Ini Penjelasan Dirjen Pendis Kemenag

MONITOR, Jakarta - Tunjangan Profesi Guru (TPG) madrasah lulusan Program Pendidikan Guru (PPG) 2025 belum…

6 jam yang lalu

Saudi Perketat Aturan Katering dan Hotel Jemaah Umrah Ramadan

MONITOR, Jakarta - Pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengimbau kepada para peziarah atau jemaah umrah pada…

8 jam yang lalu

Menag Bedah Bedanya Mukhlis dan Mukhlas untuk Abdi Negara

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar, menekankan pentingnya transformasi kualitas sumber daya manusia (SDM)…

10 jam yang lalu