NASIONAL

Jelang Ramadan, Kemenag Luncurkan Program “The Most KUA”

MONITOR, Jakarta – Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama hadirkan program “The Most KUA”.  Peran Kantor Urusan Agama (KUA) diperkuat sebagai pusat layanan keagamaan yang lebih dekat, aktif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Dirjen Bimas Islam, Abu Rokhmad, mengatakan, KUA harus hadir di tengah masyarakat dengan pendekatan layanan yang proaktif, dialogis, dan partisipatif. KUA tidak lagi hanya sebagai penyedia layanan administratif, tetapi berkembang menjadi pusat edukasi, konsultasi, dan pemberdayaan keluarga.

“Melalui gerakan ini, layanan tidak hanya menunggu di kantor, tetapi bergerak menjangkau masyarakat melalui edukasi pranikah, konsultasi keluarga, literasi pencatatan nikah, hingga pendampingan keluarga agar mampu membangun relasi yang sehat, setara, dan bertanggung jawab,” ujarnya di Semarang, Minggu (15/2/2026).

“The Most KUA’ mengusung konsep sakinah maslahat yang menempatkan keluarga sebagai titik awal pembangunan peradaban. Keluarga yang sehat secara spiritual, emosional, dan sosial diyakini melahirkan generasi berakhlak, produktif, serta tangguh menghadapi tantangan zaman.

“Ketahanan keluarga berkontribusi langsung pada ketahanan masyarakat dan bangsa. Dari keluarga yang kuat, lahir masyarakat yang harmonis,” tambahnya.

Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Ahmad Zayadi, mengatakan, peluncuran The Most KUA Sakinah Maslahat merupakan gerakan bersama seluruh unsur KUA, mulai dari penyuluh agama, penghulu, hingga jajaran Kementerian Agama.

“Kami meluncurkan The Most KUA Sakinah Maslahat sebagai ikhtiar menghadirkan layanan yang lebih proaktif, menjemput bola, dan hadir langsung di tengah masyarakat. Upaya ini diharapkan memastikan pelayanan urusan agama dapat dirasakan secara luas,” jelasnya.

Ia menambahkan, momentum menjelang Ramadan dimanfaatkan untuk memperkuat dimensi spiritual masyarakat agar layanan keagamaan tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga menyentuh aspek pembinaan dan pendampingan keluarga.

Melalui gerakan ini, Kementerian Agama berharap KUA bertransformasi menjadi simpul penguatan nilai keagamaan, pusat literasi keluarga, serta mitra strategis masyarakat dalam membangun kehidupan yang sakinah, maslahat, dan berkelanjutan.

Recent Posts

Menaker: Hubungan Industrial Harus Naik Kelas agar Pekerja Tak Tertinggal oleh AI

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengingatkan pekerja/buruh dan pengusaha agar tidak berhenti pada hubungan…

11 jam yang lalu

GNTI Salurkan Bibit Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

MONITOR, Serang - Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian…

14 jam yang lalu

Lonjakan Arus Libur Paskah 2026, Jasa Marga Catat 210 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

MONITOR, Jakarta – Momentum libur panjang Wafat dan Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah) mendorong peningkatan signifikan volume…

14 jam yang lalu

Prof Rokhmin: Ketahanan Pangan adalah Benteng Terakhir Daya Tahan Bangsa

MONITOR - Pakar kelautan sekaligus tokoh nasional, Prof Rokhmin Dahuri menegaskan bahwa pangan bukan sekadar…

15 jam yang lalu

Wamen UMKM: Diplomasi Maritim Dorong Produk UMKM Tembus Pasar Global

MONITOR, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendukung pelayaran muhibah KRI Bima…

19 jam yang lalu

Donor Darah Serentak Wanita TNI dan Dharma Pertiwi Pecahkan Rekor MURI, Libatkan 13 Ribu Lebih Pendonor

MONITOR, Jakarta – Aksi kemanusiaan berskala nasional yang digelar Wanita TNI bersama Dharma Pertiwi berhasil mencetak…

22 jam yang lalu