BUMN

Libur Imlek 2026, Jasa Marga Prediksi 1,6 Juta Kendaraan Padati Tol

MONITOR, Jakarta – Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan bahwa selama periode libur Tahun Baru Imlek 2026, Jasa Marga memprediksi sebanyak 1,6 juta kendaraan meninggalkan dan memasuki wilayah Jabotabek melalui Jalan Tol Jasa Marga Group pada periode H-4 s.d Hari Libur Tahun Baru Imlek 2026 atau pada periode Jumat, 13 Februari 2026 s.d Selasa, 17 Februari 2026 (total 5 hari) atau naik sebesar 13,34% dibandingkan lalu lintas (lalin) normal. Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung).

Untuk mendukung kelancaran perjalanan pada libur panjang Tahun Baru Imlek 2026, Jasa Marga mengimbau masyarakat yang akan melintasi jalan tol untuk menggunakan Aplikasi Travoy sebagai asisten digital perjalanan. Travoy menyediakan fitur perencanaan rute, pemantauan lalu lintas melalui CCTV secara real time, informasi tarif tol, lokasi dan fasilitas rest area, hingga layanan pengaduan.

“Travoy membantu pengguna jalan merencanakan perjalanan dan memperoleh informasi lalu lintas terkini secara cepat dan praktis. Kami mengimbau masyarakat memanfaatkan aplikasi ini agar perjalanan lebih terencana sehingga pengalaman berkendara di jalan tol lebih aman dan nyaman karena telah diantisipasi sebelum perjalanan dimulai,” ujar Rivan.

Rivan menjelaskan, Jasa Marga juga menyiapkan pelayanan operasional jalan tol berjalan optimal untuk memastikan perjalanan pengguna jalan tetap aman, lancar, nyaman dan berkeselamatan. Jasa Marga bersama seluruh entitas Group telah memastikan kesiapan layanan operasi, termasuk pengoptimalan kapasitas gardu tol, kesiapan petugas dan kendaraan operasional di lapangan, serta koordinasi intensif dengan Kepolisian dan stakeholder terkait untuk pengaturan lalu lintas apabila terjadi peningkatan volume kendaraan di titik-titik tertentu.

Jasa Marga mengantisipasi prediksi curah hujan menengah hingga tinggi yang diprediksi oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dengan memastikan layanan pemeliharaan agar kualitas jalan tol Jasa Marga Group terjaga dalam kondisi baik. Jasa Marga melakukan perbaikan sesuai prosedur teknis, dengan target penanganan awal berupa patching dalam kurun waktu maksimal 2×24 jam. Selanjutnya, perbaikan lanjutan dilakukan secara bertahap guna memastikan kualitas jalan tol kembali optimal.

“Kami mohon pengguna jalan untuk tetap tenang dan berada di dalam kendaraan apabila mengalami kendala di perjalanan, serta segera menghubungi Call Center Jasa Marga di nomor 14080 untuk mendapatkan bantuan. Petugas operasional Jasa Marga disiagakan 24 jam penuh di seluruh ruas tol Jasa Marga Group guna memastikan respons cepat terhadap kondisi darurat maupun gangguan perjalanan. Pengguna jalan juga dapat mengoptimalisasi Aplikasi Travoy, yang memungkinkan pelaporan kondisi jalan atau gangguan perjalanan melalui fitur chat dengan menyertakan lokasi dan dokumentasi foto. Informasi tersebut akan ditindaklanjuti secara cepat oleh petugas di lapangan,” tambahnya.

Selain itu, Jasa Marga juga terus memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan terkait dalam mewujudkan keamanan, kenyamanan, dan keselamatan pengguna jalan tol selama periode libur Tahun Baru Imlek 2026. Melalui diskresi Kepolisian, Jasa Marga siap mendukung pengaturan rekayasa lalu lintas seperti contraflow atau rekayasa lalin lainnya jika diperlukan.

Dari total prediksi 1,6 juta kendaraan yang meninggalkan dan memasuki wilayah Jabotabek melalui Jalan Tol Jasa Marga Group, sebanyak 831 ribu kendaraan akan meninggalkan Jabotabek pada libur panjang Tahun Baru Imlek 2026. Adapun distribusi lalu lintas yang menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) sebesar 44,6%, arah Barat (Merak) sebesar 28,2% dan arah Selatan (Puncak) sebesar 27,2%.

Sementara itu, untuk jumlah kendaraan yang memasuki wilayah Jabotabek, Jasa Marga memprediksi 846 ribu kendaraan yang didominasi dari arah Timur (Trans Jawa dan Bandung) sebesar 44,6%, dari arah Barat (Merak) sebesar 28,8% serta dari arah Selatan (Puncak) sebesar 26,6%.

Rivan juga mengingatkan seluruh pengguna jalan tol untuk selalu berhati-hati dalam berkendara dengan menjaga jarak aman, terutama saat kondisi hujan yang dapat mengurangi jarak pandang dan gangguan perjalanan. Pengguna jalan diimbau untuk mengantisipasi perjalanan dengan baik, memastikan kendaraan dan pengemudi dalam kondisi prima, memanfaatkan waktu istirahat secara optimal di rest area, memastikan kecukupan BBM dan saldo kartu uang elektronik, serta mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan.

Pantau kondisi lalu lintas melalui CCTV real time di jalan tol melalui aplikasi Travoy. Informasi lalu lintas terkini dan permintaan pelayanan juga dapat diperoleh melalui One Call Center Jasa Marga di nomor 14080, akun X @PTJASAMARGA serta media sosial resmi Jasa Marga.

Recent Posts

Kemenperin Perkuat Daya Saing Industri melalui Layanan Sertifikasi Terintegrasi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memperkuat langkah strategis dalam mempercepat transformasi industri nasional yang…

1 jam yang lalu

Program Pendampingan Pertapreneur Aggregator Diklaim Sukses Dongkrak Pendapatan UMK

MONITOR, Jakarta – PT Pertamina (Persero) terus memperkuat dukungannya bagi usaha mikro dan kecil (UMK) melalui…

2 jam yang lalu

Komisi I DPR Kutuk Serangan Israel terhadap Prajurit TNI di Lebanon

MONITOR, Jakarta — Anggota Komisi I DPR RI Rizki Aulia Rahman Natakusumah mengutuk keras serangan…

6 jam yang lalu

Sidang Perdana Korupsi Satelit Navayo Digelar di Jakarta, Tiga Terdakwa Dihadapkan ke Pengadilan Militer

MONITOR, Jakarta - Sidang perdana kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam proyek pengadaan satelit Navayo…

7 jam yang lalu

Pemerintah Klaim Manufaktur Indonesia Tetap Tangguh di Tengah Tekanan Global

MONITOR, Jakarta - Sektor manufaktur nasional kembali menunjukkan ketahanannya di tengah ketidakpastian kondisi global seperti…

9 jam yang lalu

Apresiasi Inovasi Kopi Rempah KEPOTA, Komisi IV DPR ajak Masyarakat Hilirisasi Produk Hutan

MONITOR, Bogor - Komisi IV DPR RI menegaskan komitmennya dalam mendorong hilirisasi produk perhutanan sosial…

9 jam yang lalu