Foto: Para penjual Daging Ayam di Pasar. (dok: humas kementan)
MONITOR, Jakarta – Pemerintah memastikan harga daging ayam ras terpantau tetap terkendali menjelang Ramadan dan Idulfitri. Hasil pemantauan lapangan menunjukkan pasokan aman dan harga di tingkat pasar masih berada di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP) yang ditetapkan Badan Pangan Nasional.
Inspeksi dilakukan tim Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian pada Jumat (13/2/2026), salah satunya di Pasar Klender SS. Pasar ini mulai aktif sejak dini hari, dengan pedagang beroperasi pukul 02.00 hingga sekitar pukul 10.00 WIB.
Salah satu pedagang, Mini, menyampaikan bahwa dirinya menjual rata-rata 40 ekor per hari. Ia menjual karkas ayam dengan harga Rp50.000 per ekor dengan bobot sekitar 1,3 kilogram, atau setara sekitar Rp38.000 per kilogram.
“Satu ekor ayam harganya Rp50.000 untuk ukuran 1,3 kg. Harapannya harga ayam stabil dan pembelinya enak, biar sama-sama menguntungkan,” ujar Mini.
Sementara itu, dari pemantauan di lapak lain milik Siti dan Tri, harga jual berada di rentang Rp35.000 sampai Rp36.000 per kilogram, dengan volume penjualan rata-rata 150 hingga 200 ekor per hari.
Berdasarkan hasil tersebut, harga daging ayam di Pasar Klender SS masih berada di bawah HAP Rp40.000 per kilogram. Tercatat terdapat 27 pedagang ayam yang berjualan di lokasi tersebut. Para pedagang memperoleh pasokan dari rumah potong hewan unggas di kawasan Pulo Gadung.
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Agung Suganda, mengatakan hasil sidak menunjukkan kondisi harga relatif stabil dan pasokan tersedia.
“Pagi ini tim kami melihat langsung transaksi di pasar. Harga yang terbentuk masih di bawah HAP dan pasokan dari RPHU berjalan lancar,” ujar Agung saat dikonfirmasi di Kantor Kementan, Jakarta.
“Sesuai arahan Menteri Pertanian, kami ingin memastikan masyarakat memperoleh produk yang aman, sehat, utuh, dan halal dengan harga yang terjangkau, sementara pedagang tetap mendapatkan margin yang wajar,” lanjutnya.
Sebelumnya, Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah akan terus menjaga stabilitas harga ayam dan telur secara nasional.
“Stok pangan kita aman. Untuk dua bulan ke depan lebih dari cukup. Bahkan sampai Idulfitri, 11 sampai 12 bahan pokok tersedia dalam kondisi aman,” kata Mentan Amran usai mengikuti rapat terbatas di Istana Negara, Jakarta, Rabu (11/2/2026).
Pemerintah memastikan pemantauan intensif akan terus dilakukan bersama pemerintah daerah dan pelaku usaha hingga Idulfitri untuk menjaga kelancaran distribusi, stabilitas harga, serta keterjangkauan pangan protein hewani bagi masyarakat.
MONITOR, Jombang — Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan komitmennya untuk tetap fokus menjalankan tugas membantu…
MONITOR, Jakarta — Membangun rumah impian kerap menjadi proses yang kompleks. Mulai dari menentukan desain,…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menegaskan komitmennya untuk mengawal pemulihan…
MONITOR, Tangerang Selatan – UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bersama tim kuasa hukum menggelar konferensi pers…
MONITOR, Jombang – Ribuan jamaah thariqah berkumpul di Pondok Pesantren Al-Amanah 2 Bahrul Ulum, Tambakberas,…
MONITOR, Bangkok — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengusulkan penguatan pedoman kesempatan kerja inklusif di kawasan ASEAN…