Rektor UIN Jakarta, Prof. Asep Saepudin Jahar saat menyampaikan pidatonya pada pengukuhan guru besar
MONITOR, Tangerang Selatan – Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta mencatatkan sejarah baru dalam penguatan akademik dengan mengukuhkan tujuh Guru Besar dalam Sidang Senat Terbuka, Rabu (14/01/2026). Pengukuhan ini secara resmi menambah jumlah total Guru Besar yang dimiliki UIN Jakarta menjadi 151 orang, sekaligus memantapkan posisinya sebagai Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dengan jumlah profesor terbanyak di Indonesia.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Jakarta, Prof. Asep Saepuddin Jahar, M.A., Ph.D., menyampaikan bahwa penambahan jumlah guru besar ini merupakan bagian dari transformasi besar kampus menuju keunggulan global. Namun, beliau mengingatkan bahwa gelar ini membawa tanggung jawab moral yang berat.
“Guru Besar adalah amanah sebagai pencapaian tertinggi. Saya menekankan kepada bapak-bapak yang dikukuhkan hari ini: teruslah mengabdi, ilmu bukan untuk diri sendiri tapi untuk masyarakat. Komitmen dan integritas harus dibangun di atas segalanya,” tegas Prof. Asep.
Integritas di Atas Syarat Administratif Rektor menggarisbawahi bahwa produktivitas akademik seperti menulis buku dan publikasi jurnal setiap tiga tahun merupakan kewajiban administratif yang bersifat minimal. Beliau berharap para Guru Besar baru ini bergerak atas dasar cinta terhadap ilmu pengetahuan.
“Jangan hanya mengejar tunjangan, tetapi mengabdilah karena cinta kepada ilmu. Jadilah garda terdepan dalam pembangunan pendidikan Islam, sebagaimana yang telah dirintis oleh tokoh-tokoh besar kita seperti Prof. Harun Nasution dan Prof. Azyumardi Azra,” tambahnya.
Profil 7 Guru Besar Baru Ketujuh pakar yang dikukuhkan hari ini memperkuat berbagai rumpun keilmuan, dari teknologi mutakhir hingga hukum Islam:
Prof. Dr. Gun Gun Heryanto, M.Si. (Bidang Ilmu Komunikasi Politik)
Prof. Dr. Agus Salim, S.Ag., M.Si. (Bidang Biologi Terapan/Ekologi)
Prof. Husni Teja Sukmana, S.T., M.Sc., Ph.D. (Bidang Kecerdasan Artifisial)
Prof. Dr. H. M. Yakub, M.A. (Bidang Ilmu Sejarah dan Peradaban Islam)
Prof. Dr. Drs. KH. Mujar Ibnu Syarif, S.H., M.Ag. (Bidang Hukum Ketatanegaraan Islam Perbandingan)
Prof. Dr. H. Mahsusi, M.M. (Bidang Manajemen SDM Pendidikan Islam)
Prof. Dr. H. Kholid Al Walid, M.Ag. (Bidang Filsafat Islam)
Dengan total 151 Guru Besar, UIN Jakarta optimis dapat terus memimpin dalam inovasi pendidikan Islam dan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional di era modern.
MONITOR, Jakarta - Komisi X DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Perpustakaan Nasional…
MONITOR, Jakarta - Menjelang keberangkatan ibadah haji Tahun 1447 H/2026 M, Kementerian Haji dan Umrah…
Oleh: Teguh Pati Ajidarma* Pandji Pragiwaksono memilih berdiri di panggung stand-up comedy sebagai pengkritik sosial.…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menemukan pelanggaran impor sebanyak 99.972 kg ikan…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberi dua pesan khusus kepada para civitas academica…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah resmi menutup pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih)…