PENDIDIKAN

Menag Dukung STABN Raden Wijaya Jadi Institut, Tekankan Kematangan

MONITOR, Jakarta – Menteri Agama Nasaruddin Umar mendukung rencana transfornasi  Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Raden Wijaya Wonogiri menjadi institut. Hal ini disampaikan Menag merespons aspirasi civitas academica STABN Raden Wijaya di Wonogiri, Sabtu (10/1/2026). 

Namun demikian, Menag memberikan catatan agar proses transformasi kelembagaan dilakukan dengan prinsip kehati-hatian dan kematangan substansi. Menag mengibaratkan alih status sebagai proses menapaki anak tangga yang harus dilalui secara bertahap untuk memastikan fondasi institusi yang kokoh.

“Kami mendukung transformasi ini, namun prosesnya harus berjalan secara alamiah, prosedural, dan matang. Kami menghindari percepatan instan yang tidak didasari kesiapan substansial. Transformasi harus dilakukan secara terukur agar institusi ini memiliki daya tahan jangka panjang dan kualitas mutu yang terjaga,” jelas Menag.

Menag juga menekankan pentingnya efisiensi dalam tata kelola akademik serta mendorong mahasiswa untuk memiliki daya saing di kancah global. Menag meminta agar masa studi mahasiswa dapat dioptimalkan sesuai kurikulum yang berlaku. Ia mendorong terciptanya budaya akademik yang disiplin dan produktif, sehingga lulusan dapat segera berkontribusi bagi masyarakat.

“Kami mendorong efisiensi dalam pelaksanaan pendidikan. Jika kurikulum menetapkan masa studi empat tahun, maksimalkan waktu tersebut dengan disiplin. Kami juga mendukung penuh peluang mobilitas global bagi mahasiswa, terutama jika dapat dilakukan melalui skema pembiayaan yang efisien dan tidak memberatkan,” tegas Menag.

Apresiasi turut disampaikan Menag atas langkah progresif kampus yang berhasil menjalin kemitraan strategis dengan mitra mancanegara. Capaian ini dinilai sebagai bukti bahwa STABN Raden Wijaya memiliki jejaring internasional yang kuat, memberikan akses pendidikan berkualitas yang inklusif. Hal ini selaras dengan visi Kementerian Agama untuk mencetak kader bangsa yang memiliki wawasan global.

Selain aspek akademik, Menag juga berpesan kepada mahasiswa untuk senantiasa menjaga integritas moral di tengah masyarakat. Mahasiswa diminta menjadi agen perubahan yang membawa ketenangan, serta menghindari perilaku yang kontraproduktif terhadap citra pendidikan. Menag berharap kehadiran civitas akademika dapat menjadikan Wonogiri sebagai wilayah percontohan yang harmonis.

Menag juga mengapresiasi kinerja jajaran Ditjen Bimas Buddha dan Pimpinan STABN Raden Wijaya yang dinilai berhasil melakukan manajemen kelembagaan yang sehat. Ia optimis, dengan perencanaan yang matang dan tidak tergesa-gesa, STABN Raden Wijaya akan tumbuh menjadi perguruan tinggi yang kredibel, bonafide, dan berkelas dunia.

Recent Posts

Wamenag Minta ASN Kemenag Hadir di Tengah Keberagamaan Umat

MONITOR, Garut - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Muhammad Syafi’i mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara…

35 menit yang lalu

Berkat SMKHP, Ekspor Udang Rp63,4 Miliar Lolos Masuk ke Amerika Serikat

MONITOR, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menjamin keberterimaan ekspor ikan Indonesia di pasar…

3 jam yang lalu

LPTQ Kaltim Gelar Sertifikasi 125 Dewan Hakim MTQ di Balikpapan

MONITOR, Jakarta - Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Kalimantan Timur menyelenggarakan Sertifikasi Dewan Hakim…

5 jam yang lalu

Tito dan Dasco Rakor di Aceh, 12 Wilayah Belum Pulih Pascabencana

MONITOR, Jakarta - DPR RI kembali menyelenggarakan Rapat Koordinasi Satgas Pemulihan Pascabencana (Galapana) DPR dengan…

10 jam yang lalu

Kemenhaj: Nilai Manfaat Haji Khusus Hak Jemaah, PIHK Wajib Transparan!

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan bahwa proses PK (Pengembalian Keuangan) Haji…

14 jam yang lalu

DPR: Kritik Pandji di Mens Rea Wajar, Tak Harus Dipolisikan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Abdullah merespons pelaporan komika Pandji Pragiwaksono ke…

16 jam yang lalu