BERITA

Basmalaku Desak ESDM Evaluasi Total IUP Nikel di Konawe Utara

MONITOR, Jakarta – Barisan Solidaritas Masyarakat Lingkar Tambang Konawe Utara (Basmalaku) menggelar Aksi Damai. Lokasi aksinya adalah Kantor Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI, Jakarta. Mereka menuntut reformasi tata kelola pertambangan nikel di Konawe Utara (Konut), Rabu (10/12/2025)

Aktivitas ekstraksi nikel di Konut sudah berlangsung puluhan tahun. Namun, kegiatan ini gagal total. Mereka tidak mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal secara memadai.

Koordinator Umum Basmalaku, Hendrik Sao-Sao, S.Pd., mengatakan adanya kesenjangan yang parah.

“Konawe Utara menyumbang signifikan bagi rantai pasok nikel nasional. Tapi, indikator pembangunan ekonomi masyarakat di wilayah tambang tidak berubah,” ujar Hendrik Sao-Sao. “Kebijakan pertambangan ini gagal. Kebijakan ini tidak mengubah kekayaan alam menjadi kesejahteraan yang adil.”

Kontraktor Lokal Menjadi Prioritas Terabaikan di Konut

Aksi damai ini fokus pada pelanggaran kewajiban perusahaan tambang terhadap pemberdayaan lokal. Hendrik Sao-Sao menyoroti ketidakpatuhan masif oleh pemegang IUP.

Masalah utama yang diangkat Basmalaku adalah:

Pelanggaran UU Minerba: Seluruh IUP di Konut tidak patuh pada Pasal 124 UU Minerba. Pasal ini mengatur prioritas pemberdayaan Kontraktor Lokal.

35 IUP Tanpa Kepatuhan: Sebanyak 35 IUP yang punya RKAB 2025 di Konawe Utara tidak satupun menjalankan komitmen pemberdayaan kontraktor daerah.

Pengawasan Lemah: Kementerian ESDM fokus pada administrasi. Mereka mengabaikan pengawasan aspek sosial dan ekonomi masyarakat.

“Ketidakjelasan pengawasan dari Menteri ESDM telah menyebabkan kesenjangan yang dalam. Ini terjadi antara Perusahaan, Pemerintah, dan Masyarakat sebagai Pelaku Usaha lokal,” tambah Hendrik Sao-Sao.

Janji Stafsus ESDM: Fasilitasi Audiensi dan IUP Prioritas

Basmalaku mendesak Menteri ESDM RI segera mengambil lima langkah korektif. Salah satunya, menangguhkan penerbitan RKAB bagi IUP yang melanggar komitmen sosial.

Muh. Pradana Indraputra, Staf Khusus Menteri ESDM RI Bidang Percepatan Penyelesaian Isu Strategis, menerima langsung perwakilan Basmalaku.

Pradana Indraputra berjanji akan menindaklanjuti tuntutan Basmalaku. Janji tersebut meliputi:

Fasilitasi Audiensi: Ia akan memfasilitasi pertemuan antara seluruh pemilik IUP Nikel. Pertemuan ini melibatkan Asosiasi IUJP Konawe Utara (perwakilan UMKM).

IUP Prioritas UMKM: Ia akan mengupayakan pemberian Izin Usaha Pertambangan (IUP) Prioritas khusus untuk UMKM daerah terdampak.

Juru Bicara Basmalaku, Uksal Tepamba, menekankan tanggung jawab negara.

“Amanat konstitusi harus ditegakkan. Pengelolaan sumber daya alam harus adil sosial. Pengelolaan harus berpihak kepada masyarakat sebagai tujuan, bukan bisnis elit,” tutup Uksal Tepamba.

Basmalaku berkomitmen mengawal janji Stafsus Menteri ESDM. Mereka ingin memastikan ekstraksi pertambangan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Konawe Utara.

Recent Posts

Kemnaker Mulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4, Diikuti 12.128 Peserta

MONITOR, Banten – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memulai Pelatihan Vokasi Nasional Batch 4 Tahun…

9 jam yang lalu

Menteri UMKM: Kuasai Pasar Domestik, Baru Perkuat Ekspansi Ekspor

MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengh (UMKM) Maman Abdurrahman menekankan pentingnya pengusaha…

10 jam yang lalu

Kemenag Perpanjang Pendaftaran AICIS+ 2026, Dorong Partisipasi Luas Civitas Akademika

MONITOR, Jakarta — Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik…

14 jam yang lalu

Kemenperin Usulkan Penambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat berbagai program strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan…

15 jam yang lalu

Belajar dari Australia Barat, Prof Rokhmin Dorong Akuakultur Indonesia Naik Kelas

MONITOR - Kekayaan sumber daya laut yang melimpah belum otomatis menjadikan Indonesia sebagai negara dengan…

18 jam yang lalu

Menaker: Polteknaker Harus Jadi Contoh Siapkan Talenta Inovatif

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meminta Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) menjadi contoh pendidikan vokasi…

19 jam yang lalu