POLITIK

Seminar Internasional UIN Jakarta Perteguh Peran Diplomasi Prabowo untuk Perdamaian Dunia

MONITOR, Tangerang Selatan – UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menggelar Seminar Internasional bertajuk “Indonesia’s Contribution to Contemporary Global Peace and Conflict Resolution” di Auditorium Harun Nasution kampus UIN Jakarta Ciputat, Tengerang Selatan pada Kamis (27/11/2025).

Ketua Pelaksana yang juga Guru Besar UIN Jakarta Prof Khamami Zada menyatakan kegiatan seminar internasional tersebut sebagai salah satu upaya menerjemahkan langkah-langkah strategis Presiden Prabowo sebagai pemimpin besar yang menggerakkan perdamaian global.

“Seminar Internasional dengan topik “Indonesia’s Contribution to Global Peace and Conflict Resolution” yang diselenggarakan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, dipersiapkan untuk mencari segala pemikiran dalam merancang perdamaian dunia,” katanya.

Presiden Prabowo ungkap Prof Khamami telah berhasil membangun kolaborasi internasional dalam mengatasi konflik global, seperti Palestina. Kolaborasi Indonesia berasama Turki, Mesir, dan Arab Saudi memprakarsai perdamaian di kawasan, khususnya di negara-negara konflik.

“Presiden Prabowo berhasil membangun kolaborasi internasional tidak hanya bersama negara-negara Timur Tengah, tetapi juga negara-negara Barat. Efeknya, Indonesia dipandang oleh dunia internasional sebagai negara yang diperhitungkan dalam inisiatif perdamaian global,” ujarnya.

“Presiden Prabowo layak menjadi pemimpin besar Indonesia yang berhasil menjalankan diplomasi internasional dalam menyelesaikan konflik global,” tegas Khamami Zada.

Khamami menuturkan Indonesia adalah negara besar yang telah memiliki peran yang strategis dalam merajut perdamaian global. Tak ayal lagi, peran Indonesia telah membuktikan roadmap diplomasi yang berorientasi pada kepentingan kemanusiaan.

“Soft diplomasi yang sudah dicanangkan pemerintah Indonesia terbukti mampu menggerakkan perhatian dunia terhadap negara-negara yang mengalami penindasan, seperti Palestina,” tuturnya.

Sebagai informasi forum tersebut menghadirkan diplomat, akademisi, dan peneliti internasional. Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Prof Asep Saepudin Jahar turut memperkuat narasi tersebut melalui perspektif akademik. Ia menyatakan, kekuatan Indonesia sebagai negara demokrasi terbesar ketiga sekaligus negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia menjadikannya unik dan dipercaya dalam upaya peredaman konflik global. “Ini membuktikan bahwa Islam, demokrasi, dan kemanusiaan dapat berjalan seiring,” kata Asep.

UIN Jakarta tegas Rektor memilki komitmen untuk terus berperan sebagai pusat produksi pengetahuan dan diplomasi akademik melalui riset dan kolaborasi global. Seminar internasional ini menjadi momentum memperkokoh kontribusi Indonesia dalam memperjuangkan perdamaian lintas bangsa, agama, dan budaya.

Recent Posts

Pertamina Pastikan Besok 1 April 2026 Tidak ada Kenaikan Harga BBM

MONITOR, Jakarta – Pemerintah memastikan tidak ada perubahan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di seluruh SPBU…

24 menit yang lalu

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Didesak Tunda Pengiriman Pasukan ke Gaza

MONITOR, Jakarta – Gugurnya tiga prajurit TNI dalam misi perdamaian di Lebanon Selatan memicu keprihatinan nasional.…

47 menit yang lalu

Menteri PU Apresiasi Peran Jasa Marga Layani Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

MONITOR, Jakarta - Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Dody Hanggodo menyampaikan apresiasi terhadap peran PT…

3 jam yang lalu

Indonesia Diminta Bersiap Hadapi Krisis Energi Imbas Perang Israel-AS VS Iran

MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia sekaligus Wakil Menteri Luar Negeri…

7 jam yang lalu

DPR Minta Pemerintah Desak PBB Lakukan Investigasi atas Tewasnya Prajurit TNI di Lebanon

MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta menyatakan dukungan penuh terhadap langkah…

9 jam yang lalu

Komdigi Panggil Paksa Meta dan Google, Berikan Teguran Keras Terkait PP TUNAS

MONITOR, Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi), Meutya Hafid, memberikan pernyataan tegas terkait implementasi…

11 jam yang lalu