BERITA

HIMAPOL UIN Jakarta Peduli Kemanusiaan, Gelar Kampanye Politik di Jakarta

MONITOR, Jakarta – Himpunan Mahasiswa Politik (HIMAPOL) UIN Jakarta menggelar kampanye damai dengan long march dari kawasan CFD (Card Free Day) Bundaran HI sampai MRT Dukuh Atas. Massa tiba pukul 08.00 WIB di Bundaran HI sebelum melakukan pawai ke arah trotoar MRT Dukuh Atas.

Kampanye tersebut bertajuk A Policy Brief, yang merupakan program untuk
meningkatkan kesadaran politik masyarakat, partisipasi, dan literasi politik.

Mereka mengangkat tema September Hitam dan kemanusiaan. Selama long
march, massa mengangkat-angkat poster bela kemanusiaan dan kritik terhadap pemerintah.

Menurut Kepala Departemen Kajian Strategis HIMAPOL UIN Jakarta, Satrio Ibra Maulana, kampanye tersebut bernama “On Memorial Trouble: Berapa Banyak Korban Lagi?”. Tujuan tema ini adalah untuk kembali mengingatkan masyarakat terhadap sejarah kelam kemanusiaan pada bulan-bulan September yang keadilannya belum diusut tuntas sampai saat ini.

“HIMAPOL UIN Jakarta memang setiap bulan September menggelar program September Hitam, yang tujuannya adalah untuk mengingatkan kembali kita pada sejarah kelam kemanusiaan. Secara kebetulan memang bulan September ini banyak terjadi peristiwa yang memilukan, dan tahun ini, kita mengampanyekan program ini langsung terjun di masyarakat”. Jelas Satrio.

Untuk meningkatkan literasi politik masyarakat, HIMAPOL UIN Jakarta
membagi-bagikan bahan bacaan kepada masyarakat tentang sejarah September Hitam seperti Tragedi Tanjung Priok, Tragedi Semanggi II, dan Pembunuhan Munir. Bahan bacaan ini berbentuk selebaran artikel bernama “Sudut Keilmuan” yang bersuara soal kemanusiaan dengan gaya bahasa perlawanan, dan Zine, sebuah kertas A4 yang dilipat-lipat menjadi majalah saku.

Di depan Central Village, Stasiun MRT Dukuh Atas, massa HIMAPOL melakukan aksi simbolis berupa pernyataan sikap yang menyatakan bahwa HIMAPOL peduli korban-korban kemanusiaan dan tidak tinggal diam akan adanya ketidakadilan.

Kegiatan kampanye damai HIMAPOL didukung banyak warga, dibuktikan
dengan banyaknya tanda tangan petisi yang memenuhi karton “Petisi Warga”. Hal ini menunjukkan adanya kepedulian warga terhadap isu-isu kemanusiaan.

Menurut Kepala Biro Keilmuan HIMAPOL UIN Jakarta, Ahmad Farhan Saukani, sasaran demografi program jelas tidak ditujukan kepada golongan yang spesifik seperti hanya pelajar saja, anak muda saja, atau mahasiswa saja, namun seluruh warga yang ikut Car Free Day. Tidak jarang juga banyak warga yang menolak untuk menerima Zine dan Artikel yang coba dibagikan. Hal ini membuktikan bahwa sasaran program bukan hanya warga yang sepaham dan sepakat dengan HIMAPOL, namun juga warga yang tidak sepakat.

Ketua HIMAPOL UIN Jakarta, Danendra Pradipta Gunawan, menjelaskan bahwa pembagian bahan bacaan ini merupakan bagian dari program kerja Departemen Kajian Strategi, yaitu Gerakan Literasi Politik (GELITIK). Program yang biasanya lahir dalam ruang-ruang diskusi di sudut kampus ini, kini membumi di jalanan dan menyapa masyarakat luas. Melalui langkah sederhana ini, HIMAPOL ingin menunjukkan bahwa literasi politik bukan sekadar wacana akademik, melainkan gerakan nyata yang meneguhkan keberpihakan pada rakyat, menghidupkan kesadaran kritis, serta menyalakan api demokrasi di tengah kehidupan sehari-hari.

HIMAPOL UIN Jakarta memang memiliki fokus untuk turun langsung ke masyarakat, karena merasa bahwa kajian dan diskusi mahasiswa terlalu melangit dan tidak tersentuh orang banyak dan rakyat kecil.

Tujuan dilakukannya aksi ini adalah untuk menerapkan ilmu pengetahuan lewat praktik agar ilmu pengetahuan menjadi berguna, tidak eksklusif di menara gading, tapi terdistribusi di masyarakat.

HIMAPOL UIN Jakarta ingin lebih berdampak lagi untuk masyarakat dan menunjukkan aksi kepedulian lebih kepada sektor pendidikan dan literasi politik. Selain itu, kemanusiaan juga menjadi fokus yang harus diperjuangkan hari ini.

Recent Posts

Kemenhaj Sampaikan Duka, Jemaah JKG-27 Muhammad Firdaus Ditemukan Wafat

MONITOR, Makkah — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Muhammad…

15 jam yang lalu

Kemnaker: Sertifikasi Kompetensi Perkuat Daya Saing Lulusan Magang

MONITOR, Jakarta — Menjelang berakhirnya Program Magang Nasional Batch 2 pada 23 Mei 2026, Kementerian Ketenagakerjaan…

16 jam yang lalu

Seluruh Jemaah Telah Diberangkatkan ke Tanah Suci, Layanan Armuzna Dimatangkan

MONITOR, Makkah — Kementerian Haji dan Umrah memastikan seluruh jemaah haji Indonesia telah diberangkatkan menuju Arab…

17 jam yang lalu

Menteri UMKM dan Menkomdigi Berkolaborasi Perkuat Pelindungan UMKM di Marketplace

MONITOR, Jakarta — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI Maman Abdurrahman berkolaborasi dengan Menteri…

17 jam yang lalu

Sering jadi Titik Krusial, Komnas Haji minta Pengelolaan Muzdalifah jadi Prioritas Utama Puncak Haji 2026

MONITOR, Mekkah - KOMNAS HAJI menyoroti pentingnya pengelolaan pergerakan jemaah di kawasan Muzdalifah menjelang puncak…

1 hari yang lalu

Rokhmin Dahuri dorong Transformasi Pemanfaatan Biodiversitas Laut Berbasis Inovasi menuju Indonesia Emas 2045

MONITOR, Yogyakarta - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyelenggarakan National Policy Dialogue bertajuk “Kedaulatan…

1 hari yang lalu