PEMERINTAHAN

Kemenimipas Luncurkan Imipas Dalam Angka Edisi 2025

MONITOR, Jakarta – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong transparansi publik dan memperkuat reformasi birokrasi. Sebagai bagian dari langkah strategis tersebut, Kemenimipas secara resmi menerbitkan publikasi bulanan bertajuk Imigrasi dan Pemasyarakatan Dalam Angka (Imipas Dalam Angka) edisi Agustus 2025, Kamis (11/9).

Imipas Dalam Angka merupakan upaya komprehensif dalam rangka menyajikan data, capaian kinerja, serta indikator utama secara terukur dan dapat diakses oleh masyarakat luas. Dengan adanya Imipas Dalam Angka, publik dapat memperoleh gambaran yang objektif mengenai dinamika serta pencapaian program di bidang Keimigrasian dan Pemasyarakatan. Hingga saat ini, Kemenimipas telah menerbitkan Imipas Dalam Angka edisi bulan Januari hingga Agustus 2025 dan dapat diakses oleh masyarakat melalui tautan https://www.kemenimipas.go.id/publikasi/imipas-angka

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menegaskan bahwa kehadiran Imipas Dalam Angka menjadi jembatan penghubung terhadap masyarakat. Menurutnya, melalui penyajian data yang lebih transparan, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya dapat memahami lebih baik peran serta tantangan yang dihadapi oleh Kemenimipas.

“Data yang disajikan dalam buku ini merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Penyusunan buku ini melalui proses yang cermat dan sistematis sehingga dapat menampilkan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Menteri Agus.

Imipas Dalam Angka merupakan referensi penting, tidak hanya bagi jajaran internal Kemenimipas, namun juga bagi akademisi, peneliti, media, pemerhati Imipas, hingga masyarakat umum. Publikasi ini diharapkan dapat mendorong lahirnya kebijakan berbasis data serta memperkuat akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan. Data-data yang terdapat dalam Imipas Dalam Angka, antara lain; penerbitan visa, paspor, dan izin tinggal; angka deportasi, pencegahan, dan penangkalan; jumlah tahanan, narapidana, dan anak binaan; serta hasil temuan razia dan gangguan keamanan-ketertiban lainnya.

“Kami meyakini bahwa melalui penyajian data yang lebih transparan, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya dapat memahami lebih baik peran serta tantangan yang dihadapi oleh Kemenimipas,” jelas Menteri Agus.

Kemenimipas berkomitmen untuk terus memperkuat transparansi melalui Imipas Dalam Angka. Upaya ini merupakan bagian dari reformasi birokrasi yang menekankan pentingnya keterbukaan informasi, pelayanan publik yang berkualitas, serta pengelolaan data yang terintegrasi. Dengan demikian, Imipas Dalam Angka tidak hanya menjadi laporan rutin, tetapi juga pijakan strategis dalam membangun tata kelola pemerintahan yang modern dan berorientasi pada data yang akurat.

Recent Posts

UIN Sunan Kalijaga PTKI Paling Produktif dalam Riset Internasional di 2025

MONIOR, Jakarta - Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga tercatat sebagai kampus Perguruan Tinggi Keagamaan…

55 menit yang lalu

Kesaksian Haru Warga Bukit Salawe: Kunjungan Prof Rokhmin Hadirkan Kepedulian

MONITOR, Cirebon - Suasana Bukit Salawe, Desa Kertawangun, Kecamatan Sedong, Kabupaten Cirebon pada Kamis (1/1/2026)…

1 jam yang lalu

Kemenhaj Buka Pelunasan Bipih Tahap II hingga 9 Januari

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah RI secara resmi mengumumkan pembukaan masa pelunasan Biaya…

4 jam yang lalu

ARMADA: Spirit Sociopreneur Jadi Solusi di Tengah Tekanan Ekonomi

MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Aliansi Rakyat Mahasiswa Anak Daerah (ARMADA), Aris Tama, menyoroti fenomena…

12 jam yang lalu

Miliki Private Pool, Probosiwi Resort Hotel Tawarkan Menginap Ekslusif dengan Keindahan Alam Kulonprogo

​MONITOR, Kulonprogo - Potensi wisata Kabupaten Kulonprogo Daerah Istimewa Yogyakarta terus menguat seiring dengan munculnya…

12 jam yang lalu

Menag Harap Rumah Ibadah Jadi Rumah Besar Kemanusiaan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, mengistilahkan Indonesia sebagai "sekeping surga yang diturunkan…

13 jam yang lalu