Istighasah Daring (dok: kemenag)
MONITOR, Jakarta – Direktorat Pesantren Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama malam ini menggelar Istiqasah dan doa bersama untuk keselamatan bangsa. Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian spiritual sekaligus ikhtiar kebangsaan dalam menjaga kedamaian, persatuan, dan keselamatan Indonesia.
Acara doa bersama ini dipimpin Menteri Agama Nasaruddin Umar, didampingi Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, dan Direktur Pesantren Basnang Said. Ikut bergabung juga, jajaran Ditjen Pendidikan Islam serta para pimpinan Pondok Pesantren di Indonesia.
Menteri Agama menegaskan bahwa doa memiliki kekuatan besar dalam menyatukan hati umat dan menguatkan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan. “Bangsa ini dibangun bukan hanya dengan kerja keras, tetapi juga dengan doa. Melalui Istiqasah, kita berharap Allah SWT senantiasa melindungi negeri ini, memberikan kedamaian, dan menjauhkan dari segala bencana,” ujar Menag.
“Doa adalah senjata paling ampuh untuk memohonkan perlindungan dari segala hal buruk dan memohon kekuatan dan pertolongan-Nya,” sambungnya.
Dirjen Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menyampaikan bahwa doa bersama ini sekaligus menjadi pengingat bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam menjaga moralitas, spiritualitas, dan kekuatan doa bagi bangsa. “Doa dari para kiai, santri, dan seluruh umat beriman adalah energi besar untuk ketahanan bangsa. Kegiatan yang meneguhkan peran pesantren sebagai benteng moral dan spiritual bangsa,” jelasnya.
Menurut Amien Suyitno, istighasah merupakan munajat di tengah ujian yang tengah dihadapi bangsa dengan berupaya menyerahkan urusan hanya kepada Allah. Selain itu, istighasah juga menjadi upaya untuk memberikan ketenangan hati dan jiwa di tengah persoalan yang terjadi.
MONITOR, Jakarta - Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Asep Saepudin Jahar, mengajak seluruh civitas academica…
MONITOR, Jakarta - Gelombang aksi unjuk rasa mahasiswa dan elemen masyarakat yang menolak besarnya gaji…
MONITOR, Jakarta - DPP Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi menonaktifkan Eko Hendro Purnomo alias…
MONITOR, Jakarta – Jaringan GUSDURian menilai Kapolri gagal bertanggung jawab atas berulangnya tindakan represif yang…
MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Partai NasDem memutuskan untuk menon-aktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa urbach…
MONITOR, Jakarta - Mantan Aktivis 98, Arif Mirdjaja mengimbau agar pemerintah lebih aktif lagi melibatkan…