BERITA

Pengamat: Kampung Haji Jadi Lompatan Besar Pemerintahan Presiden Prabowo

MONITOR, Jakarta – Ketua Komnas Haji Mustolih Siradj menilai realisasi pembangunan kampung haji akan menjadi lompatan besar yang sangat berarti dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. 

Sebab kata Mustolih, pembangunan kampung haji akan berdampak sangat luas bagi penguatan ekosistem penyelenggaraan ibadah haji dan umrah. Lebih dari itu, transformasi tata kelola menegement penyeleggaraan ibadah haji yang lebih efesien serta bisa mendorong nilai tambah bagi penguatan ekonomi.

“Dengan jumlah jemaah haji per tahunnya rata-rata mencapai 221 ribu dan jemaah umrah mencapai 1,5 juta orang menjadi putaran ekonomi yang sangat besar dan menjanjikan,” Kata Mustolih melalui keterangan tertulis di Jakarta.

Selama ini, lanjut Mustolih stakeholders penyelenggaraan haji dan umrah belum terintegrasi dan satu visi, masing-masing seperti berjalan sendiri-sendiri tanpa blue print dan desain yang jelas.

“Dengan hadirnya kampung haji semua elemen diharapkan bisa terkoordinasi dan terkoneksi satu sama lain sehingga memberikan dampak dan value bukan saja bagi bagi jemaah, para pelaku bisnis sektor tersebut termasuk juga negara tuan rumah. Di samping itu akan berdampak memperkuat posisi dan kepercayaan negara-negara kawasan timur tengah,” Imbuh Mustolih.

Untuk itu, Komnas Haji berharap Presiden Prabowo perlu segera membentuk tim untuk mempercepat realisasi pembangunan kampung haji yang terdiri dari para ahli, pakar lintas sektor yang kompeten dan berintegritas menyusun grand design dan peta jalan berbagai aspek pembangunan kampung haji di tanah suci. 

“Kampung haji nantinya diharapkan bisa menjadi pusat berbagai aktivitas yang terintegrasi bukan hanya sebagai kawasan residensial bagi jemaah haji dan umrah, tetapi juga mencakup kewasan komersial, layanan publik, sentra kegiatan keagamaan,  pusat diplomasi dan budaya di kancah global mengingat Arab Saudi merupakan negera penting yang menjadi lalu lintas masyarakat global dari berbagai penjuru dunia,” Tutupnya.

Recent Posts

Pemudik Diimbau Hindari Puncak Arus Balik Lebaran di Tanggal 24, 28 dan 29 Maret 2026

MONITOR, Jakarta - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengimbau para pemudik untuk menghindari puncak arus balik…

7 jam yang lalu

Panglima TNI dan Kapolri Cek Langsung Pos Mudik Lebaran 2026 di Medan, Pastikan Pengamanan Maksimal

MONITOR, Medan — Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo…

17 jam yang lalu

Pertamina Patra Niaga Tambah 23 Juta Tabung LPG 3 Kg Pada Momen Libur Panjang Lebaran

MONITOR, Jakarta – Pada momen libur panjang  dan meningkatnya aktivitas masyarakat pada momentum Ramadan dan Idulfitri, Pertamina…

17 jam yang lalu

Hujan Deras Picu Genangan 30 Cm di Tol Jagorawi Arah Jakarta, Sejumlah Lajur Sempat Tak Bisa Dilalui

MONITOR, Jakarta — Curah hujan tinggi menyebabkan genangan air setinggi sekitar 30 cm di Ruas Tol…

23 jam yang lalu

Dominasi Arah Trans Jawa, Pergerakan Kendaraan Mudik Tembus 1,8 Juta

MONITOR, Jakarta — Arus mudik Lebaran 2026 menunjukkan lonjakan signifikan. PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat…

1 hari yang lalu

Kemnaker Perluas Akses Pelatihan Vokasi Nasional 2026

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperluas akses Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1…

1 hari yang lalu