BUMN

Jasa Marga Bersama LPPOM MUI Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Bimbingan Teknis Sertifikasi Halal di Rest Area Travoy KM 379A

MONITOR, Semarang – Dalam rangka memperkuat pemberdayaan mitra binaan dan menjawab kebutuhan pengguna rest area akan produk terjamin kehalalannya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. bekerja sama dengan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetik Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) menggelar bimbingan teknis sertifikasi halal kepada 35 pelaku UMKM di Kampoeng UMKM Rest Area Travoy KM 379A Jalan Tol Batang-Semarang, Kamis (15/05). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Jasa Marga, yang sejalan dengan amanat Kementerian BUMN untuk meningkatkan kualitas dan daya saing UMKM lokal.

Kegiatan ini dihadiri oleh Corporate Social Responsibility Department Head Jasa Marga Andina Rahmasari, Direktur LPPOM MUI Jakarta Deden Edi Sutisna, Region Head IV PT Jasamarga Related Business (JMRB), Angga Dwi Utama, General Manager Teknik dan Operasi PT Jasamarga Semarang Batang (JSB) Sheelifa Juni Permana, serta diikuti oleh 35 tenant UMK Mitra Binaan.

Corporate Social Responsibility Department Head Jasa Marga, Andina Rahmasari menyampaikan bahwa program sertifikasi halal tidak hanya memenuhi regulasi Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang jaminan Produk Halal, tetapi juga memperluas akses pasar bagi tenant rest area. “Melalui pendampingan LPPOM MUI, kami berharap UMKM mitra binaan dapat meningkatkan mutu produk, memperkuat kepercayaan konsumen, dan mendorong pertumbuhan penjualan,” ujarnya.

Direktur LPPOM MUI Jakarta, Deden Edi Sutisna menjelaskan bahwa bimbingan teknis ini bertujuan untuk merapikan proses produksi sesuai standar syariah, mulai dari pemilihan bahan baku hingga pengolahan. “Sertifikasi halal bukan sekadar label, melainkan jaminan kehalalan yang wajib bagi setiap produk makanan dan minuman yang beredar. Kami hadir untuk memudahkan pelaku usaha menjalankan kewajiban ini dengan tepat,” terang Deden.

Sementara itu, Region Head IV PT Jasamarga Related Business, Angga Dwi Utama, menambahkan bahwa kehadiran UMKM bersertifikat halal akan meningkatkan kenyamanan dan loyalitas pengguna rest area. “Rest area bukan hanya titik istirahat, tetapi juga pusat ekonomi lokal. Dengan jaminan halal, kami memberikan nilai tambah bagi konsumen dan mitra usaha,” kata Angga.

Di tempat terpisah, Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Lisye Octaviana, mengatakan bahwa sebelumnya Jasa Marga juga telah memfasilitasi sertifikasi halal bagi lebih dari 46 UMKM di tiga wilayah operasional, yakni Cipularang, Transjawa, dan Jabodetabek.

“Ke depan, program ini akan diperluas ke seluruh rest area yang dikelola Jasa Marga Group, sebagai bagian dari komitmen perusahaan untuk mendorong UMKM naik kelas dan mewujudkan jalan tol berkelanjutan. Inisiatif ini juga sejalan dengan Asta Cita yang diusung Presiden Prabowo Subianto, khususnya aspek kemandirian ekonomi dan pemberdayaan sumber daya lokal, sehingga kontribusi Jasa Marga dalam pembangunan nasional semakin berdampak luas,” pungkas Lisye.

Sebelumnya pada 25 April 2025, tim LPPOM MUI memulai rangkaian sertifikasi dengan mengadakan sesi sosialisasi kepada seluruh tenant, memperkenalkan prosedur, persyaratan, dan manfaat sertifikasi halal. Kemudian, pada 15 Mei 2025, para pelaku UMKM mengisi formulir prabimtek. Setelah itu, auditor LPPOM MUI melaksanakan proses audit dan evaluasi yang menyeluruh hingga para tenant nantinya mendapatkan ketetapan dan sertifikat halal.

Recent Posts

Kemenag Atur Penggunaan Gawai di Satuan Pendidikan Keagamaan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mengatur penggunaan gawai di lingkungan satuan pendidikan untuk menciptakan ruang…

3 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas UMKM Aceh Terdampak Bencana di Takengon

MONITOR, Takengon — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat pemulihan usaha masyarakat terdampak…

17 jam yang lalu

Keselamatan Jemaah Umrah Harus Diutamakan di Tengah Konflik Arab Saudi-Houthi

MONITOR, Jakarta - Komnas Haji dan Umrah meminta keselamatan jemaah menjadi prioritas utama di tengah…

19 jam yang lalu

Kementerian UMKM Fasilitasi Landing Page UMKM Sumatera Bangkit untuk Pemilik Usaha Terdampak Bencana

MONITOR, Pidie, Aceh – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama TikTok Shop by…

19 jam yang lalu

Pemupukan Berimbang dengan Pureplant Dongkrak Panen Padi hingga 10 Ton per Hektare

MONITOR, Bantul - Produksi padi pada demplot seluas 5 hektare yang dikembangkan Kelompok Tani Lestari…

20 jam yang lalu

Ketiban Berkah, Kisah UMKM Lokal yang Meraup Rezeki di Gelaran MTQ Nasional 2026 di Semarang

MONITOR, Semarang - Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang tidak…

21 jam yang lalu