BUMN

Jasa Marga Perkuat Komitmen Perempuan Sebagai Agen Perubahan dalam Town Hall Meeting “Kartini’s Legacy”

MONITOR, Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Kartini dan HUT ke-3 Srikandi Jasa Marga, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. menghidupkan semangat pemberdayaan perempuan melalui Town Hall Meeting AKHLAK For Leaders #11 bertajuk “ Kartini’s Legacy: Langkah Perempuan Sebagai Change Agent di Era Modern.” Acara ini diselenggarakan secara hybrid di Ruang Kompeten Kolaboratif Kantor Pusat Jasa Marga, pada Senin (28/04).

Hadir sebagai pembicara dalam acara ini Menteri Luar Negeri Republik Indonesia periode 2014-2024 Retno Lestari Priansari Marsudi. Acara yang merupakan kolaborasi dari Srikandi Jasa Marga, Jasamarga Learning Institute Group dan Strategic Transformation Group ini turut dihadiri oleh jajaran Direksi Jasa Marga yaitu Direktur Operasi sekaligus Pembina Srikandi Jasa Marga Fitri Wiyanti, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko Pramitha Wulanjani, Direktur Human Capital & Transformasi Bagus Cahya A.B. dan Direktur Bisnis Reza Febriano. AKHLAK Leaders, Srikandi Jasa Marga serta Roadster Jasa Marga juga turut menghadiri acara ini baik secara luring maupun daring.

Direktur Human Capital & Transformasi Jasa Marga, Bagus Cahya A.B. saat membuka acara menyampaikan bahwa sebagai perusahaan yang terus tumbuh, Jasa Marga percaya bahwa para Roadster Jasa Marga menjadi penggerak proses dan pencapaian perusahaan untuk turut berkontribusi dalam membangun Jasa Marga yang inklusif dan berkelanjutan.

“Kami yakin bahwa pengembangan potensi dan pemberdayaan berkelanjutan serta penciptaan lingkungan kerja yang sehat, inklusif, dan suportif bagi semua Roadster dimana setiap suara didengar, dan setiap potensi dihargai penting untuk menjadi fokus perusahaan. Hal ini diimplementasikan secara nyata oleh perusahaan dalam kebijakan yang komprehensif salah satunya adalah kebijakan Respectful Workplace Policy (RWP) di Jasa Marga,” ujarnya.

Di sesi berikutnya, Direktur Operasi sekaligus Pembina Srikandi Jasa Marga, Fitri Wiyanti, menyoroti kegiatan Town Hall Meeting ini menjadi ruang reflektif dan inspirasi untuk kembali mengenang dan meneruskan perjuangan R.A. Kartini, yang merupakan perempuan hebat pada zamannya dan membuka jalan bagi lahirnya perempuan-perempuan tangguh di negeri ini.

“Tema acara ini bukan sekadar slogan. Tema ini adalah seruan bagi kita semua, terutama para perempuan Jasa Marga untuk terus melangkah, berani berubah, dan menjadi agen transformasi di lingkungan kerja, keluarga, maupun masyarakat. Sebagai Pembina Srikandi Jasa Marga, saya melihat bagaimana para Srikandi Jasa Marga mengambil peran dalam berbagai inisiatif, mulai dari leadership, inovasi layanan, penguatan budaya AKHLAK, hingga peran sosial yang menyentuh masyarakat. Ini semua adalah kontribusi nyata yang pantas dibanggakan,” tegasnya.

Pada sharing session yang dimoderatori oleh Corporate Communication & Community Development Group Head sekaligus Ketua Bidang Sosial Srikandi Jasa Marga Lisye Octaviana, Menteri Luar Negeri RI periode 2014-2024 Retno Lestari Priansari Marsudi sebagai pembicara mengatakan, dalam laporan The World Economic Forum, indeks kesenjangan gender global setiap tahunnya mengukur kondisi kesetaraan gender dalam empat dimensi yaitu partisipasi dan peluang ekonomi, capaian pendidikan, kesehatan dan kelangsungan hidup, serta pemberdayaan politik.

“Hasil laporan tersebut menunjukkan bahwa gap gender pada dimensi pendidikan telah menipis hingga 94,6%. Hal ini berarti dari tahun ke tahun, paling tidak, akses pendidikan untuk kaum perempuan menjadi semakin lebih baik, sedangkan dimensi kesehatan dan kelangsungan hidup mencapai 96%,” ucapnya. Retno memberikan apresiasi atas kebijakan yang diterapkan di Jasa Marga yang menjamin setiap suara perempuan didengar dan setiap potensi dihargai, sekaligus mendorong para perempuan untuk merancang strategi kerja yang harmonis dengan tanggung jawab keluarga.

“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Jasa Marga atas tersedianya sistem pendukung yang inklusif bagi para perempuan untuk berkembang dan berkreasi di lingkungan perusahaan. Pesan saya untuk seluruh perempuan, jangan pernah padamkan semangat perjuangan. Teruslah menyalakan api perjuangan, inspirasi dan keyakinan, karena jika warisan perjuangan Kartini kita biarkan redup, maka jarak menuju kesetaraan dan peluang yang adil akan semakin panjang, dan kita akan tertinggal. Mari bersama-sama menjaga agar api perjuangan ini terus menyala untuk diri kita, dan untuk generasi perempuan berikutnya,” tutup Retno.

Jasa Marga telah memberikan ruang yang signifikan bagi perempuan untuk tumbuh dan memimpin dengan angka ketercapaian dan angka keterwakilan perempuan. Hingga Triwulan I tahun 2025, talenta perempuan Jasa Marga atau Srikandi Jasa Marga telah mencapai 28% di posisi manajerial level BOD-1, jumlah tersebut bahkan melampaui target Menteri BUMN sebesar 25% keterwakilan perempuan di jajaran pimpinan perusahaan.

Recent Posts

Kemenag Harap Pimpinan Ormawa Perkuat Kepemimpinan dan Idealisme

MONITOR, Malang - Pimpinan Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) harus terus mengembangkan kapasitas kepemimpinan (leadership) dan idelisme.…

37 menit yang lalu

Kasus Keracunan MBG Kembali Muncul, DPR Desak Sanksi Tegas

MONITOR, Jakarta - Kasus keracunan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali marak terjadi. Satu…

1 jam yang lalu

Percepat Pemulihan Bencana, KKP Kirim 1.142 Taruna ke Sumatra

MONITOR, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menerjunkan 1.142 taruna ke Provinsi Aceh dan…

2 jam yang lalu

Menag: Isra Mikraj Jadi Momentum Perkuat Ketahanan Keluarga

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW…

3 jam yang lalu

Analis: Keberhasilan Penyelamatan Pekerja Freeport Perkuat Kepercayaan Publik

MONITOR, Jakarta - Keberhasilan TNI dalam operasi penyelamatan 18 karyawan PT Freeport Indonesia di Tembagapura…

4 jam yang lalu

Pemerintah Pulangkan 27.768 WNI Korban Konflik hingga Online Scam

MONITOR, Jakarta - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono, menegaskan bahwa pelindungan Warga Negara Indonesia…

5 jam yang lalu