NASIONAL

Hadiri Panen Raya Bersama Prabowo, Prof Rokhmin: Kita Harus Pastikan Petani Sejahtera

MONITOR, Majalengka – Kementerian Pertanian bersama Kabinet Merah Putih menggelar Panen Raya Padi Serentak di 14 provinsi sentra utama padi. Kegiatan panen raya secara simbolis digelar Desa Randegan Wetan, Kecamatan Jati 7, Majalengka, Jawa Barat, Senin (7/5/2025).

Acara panen raya ini yang dihadiri Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berpusat di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Turut hadir sejumlah menteri dan jajaran terkait seperti Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Direktur Utama PT Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi, Kepala Bapanas Arief Prasetyo, serta masyarakat kelompok petani, dan penyuluh pertanian serta anggota Komisi IV DPR-RI, termasuk Prof. Dr. Ir. Rokhmin Dahuri, MS yang mewakili Dapil Jawa Barat.

Presiden Prabowo sempat meninjau panen padi dengan menggunakan combine harvester, menyempatkan berdialog dengan para petani, serta menyaksikan langsung prosesi penimbangan gabah kering petani hasil panen panen raya.

Dalam kesempatan itu, Prof. Rokhmin Dahuri yang turut mendampingi Presiden dalam kunjungan kerja di Majalengka menekankan pentingnya transformasi sektor pertanian. Ia menyebut, modernisasi pertanian harus dibarengi dengan keberpihakan kepada petani kecil agar Indonesia tak hanya swasembada, tapi juga menjadi lumbung pangan dunia.

“Ini adalah momentum penting untuk menunjukkan bahwa pertanian Indonesia siap menghadapi tantangan global. Tapi kita juga harus pastikan petani makin sejahtera,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan periode 2001 – 2004 itu.

Sebagai informasi, desa Gandawesi di Kabupaten Majalengka dipilih sebagai lokasi utama kegiatan, menunjukkan besarnya peran Jawa Barat dalam menopang kebutuhan pangan nasional. Teknologi pertanian modern yang diperkenalkan dalam kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas petani di seluruh Indonesia.

Kegiatan ini merupakan bagian dari panen serentak yang diadakan di 14 provinsi dan 157 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Recent Posts

Kemenag Gelar Istighasah Daring, Doakan Keselamatan Bangsa

MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama malam ini menggelar Istiqasah…

6 jam yang lalu

Rektor UIN Jakarta Ajak Civitas Academica dan Publik Jaga Negeri

MONITOR, Jakarta - Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Asep Saepudin Jahar, mengajak seluruh civitas academica…

9 jam yang lalu

Respons Tuntutan Publik, Delapan Fraksi Sepakat Evaluasi Tunjangan DPR

MONITOR, Jakarta - Gelombang aksi unjuk rasa mahasiswa dan elemen masyarakat yang menolak besarnya gaji…

12 jam yang lalu

Eko Patrio dan Uya Kuya Resmi Dinonaktifkan dari DPR

MONITOR, Jakarta - DPP Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi menonaktifkan Eko Hendro Purnomo alias…

13 jam yang lalu

GUSDURian Nilai Kapolri Gagal Bertanggung Jawab atas Kekerasan Aparat Terhadap Demonstran

MONITOR, Jakarta – Jaringan GUSDURian menilai Kapolri gagal bertanggung jawab atas berulangnya tindakan represif yang…

13 jam yang lalu

NasDem Berhentikan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR RI

MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Partai NasDem memutuskan untuk menon-aktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa urbach…

14 jam yang lalu