HUMANIORA

Prof Rokhmin: Ya Allah, Masukkan Kami ke Dalam Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan

MONITOR, Jakarta – Tak terasa, Ramadhan 1446 H di tahun 2025 sudah memasuki 10 hari terakhir. Pada 10 hari terakhir, ada satu momen yang luar biasa dan ditunggu umat muslim di dunia.

“Ada satu malam yang sangat mulia dan penuh berkah. Satu malam yang disebut dalam Al Quran, lebih baik dari seribu bulan. Momen itu adalah malam Lailatul Qadar,” ujar Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Rokhmin Dahuri.

Pada 10 hari terakhir Ramadhan, lanjut ketua umum Dulur Cirebonan, semua umat muslim memohon agar diberi kekuatan sehingga bisa lebih maksimal menunaikan ibadah serta meraih malam Lailatul Qadar.

“Ya Allah, masukkan kami ke dalam sepuluh hari terakhir Ramadhan dengan hati yang khusyuk, semangat yang tinggi dan penuh keikhlasan. Ampuni dosa-dosa kami, terimalah amal ibadah kami dan jauhkan kami dari segala keburukan. Semoga kami dapat meraih malam Lailatul Qadar yang penuh berkah. Aamiin,” ucap Politisi PDI Perjuangan.

Menurut Guru Besar dari IPB University ini, amalan yang dianjurkan yakni membaca Al-Qur’an dengan penuh kekhusyukan.

Selain itu, tambahnya, berbagi rezeki kepada sesama menjadi salah satu bentuk ibadah yang dapat dilakukan untuk memperoleh keberkahan.

“10 hari terakhir disebut sebagai hari-hari pembebasan dari api neraka. Umat Islam berusaha mendapatkan ridho Allah SWT dan keselamatan di akhirat. Semoga kita termasuk orang-orang beruntung yang mendapatkan keselamatan dunia dan akhirat,” tutup Prof. Rokhmin.

Recent Posts

Kemenag Gelar Istighasah Daring, Doakan Keselamatan Bangsa

MONITOR, Jakarta - Direktorat Pesantren Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama malam ini menggelar Istiqasah…

3 jam yang lalu

Rektor UIN Jakarta Ajak Civitas Academica dan Publik Jaga Negeri

MONITOR, Jakarta - Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Asep Saepudin Jahar, mengajak seluruh civitas academica…

6 jam yang lalu

Respons Tuntutan Publik, Delapan Fraksi Sepakat Evaluasi Tunjangan DPR

MONITOR, Jakarta - Gelombang aksi unjuk rasa mahasiswa dan elemen masyarakat yang menolak besarnya gaji…

9 jam yang lalu

Eko Patrio dan Uya Kuya Resmi Dinonaktifkan dari DPR

MONITOR, Jakarta - DPP Partai Amanat Nasional (PAN) secara resmi menonaktifkan Eko Hendro Purnomo alias…

10 jam yang lalu

GUSDURian Nilai Kapolri Gagal Bertanggung Jawab atas Kekerasan Aparat Terhadap Demonstran

MONITOR, Jakarta – Jaringan GUSDURian menilai Kapolri gagal bertanggung jawab atas berulangnya tindakan represif yang…

11 jam yang lalu

NasDem Berhentikan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR RI

MONITOR, Jakarta - Ketua Umum Partai NasDem memutuskan untuk menon-aktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa urbach…

11 jam yang lalu