JABAR-BANTEN

Yayasan EcoMasjid Luncurkan Hutan Wakaf di Masjid dan Pesantren

MONITOR, Bogor – Di Masjid dan Pesantren Azzkira Gunung Sindur, Bogor, KH. Abdul Syukur sebagai Pembina Yayasan Azzikra bersama para ulama dan tokoh masyarakat meluncurkan program Hutan Wakaf seluas 25 hektar. Acara ini digelar dalam rangkaian Haul ke-6 Alm. KH. Arifin Ilham, yang dikenal sebagai tokoh spiritual dan pecinta lingkungan.

Hutan Wakaf bertujuan untuk melestarikan lingkungan, memberdayakan masyarakat, dan menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan. Program ini merupakan wujud ibadah dan tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi, memberikan dampak positif secara ekologis, ekonomi, dan sosial, baik untuk generasi saat ini maupun masa depan.

KH. Abdul Syukur menyatakan, “Hutan Wakaf ini adalah wujud nyata dari ajaran Islam yang mengedepankan keseimbangan antara manusia dan alam. Melalui program ini, kita tidak hanya menjaga lingkungan, tetapi juga memberdayakan masyarakat sekitar dengan memberikan akses pendidikan, lapangan usaha, dan ketahanan pangan. Program ini juga merupakan cerminan dari peran kita sebagai khalifah di bumi, yang diberi amanah dan tanggung jawab untuk menjaga dan memakmurkan bumi ini.”

Ustadz Khotib, Pimpinan Yayasan Azzikra Gunung Sindur, juga menyampaikan, “Kami sangat antusias dengan peluncuran Hutan Wakaf ini. Program ini tidak hanya akan memberikan manfaat lingkungan, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan pemberdayaan bagi masyarakat sekitar. Kami berharap Hutan Wakaf ini dapat menjadi inspirasi bagi pengembangan wakaf produktif di masa depan.”

Dr. Hayu Prabowo, Ketua Yayasan EcoMasjid, menambahkan, Peluncuran Hutan Wakaf ini merupakan kesinambungan program Sedekah Pohon yang telah dilakukan sehari sebelumnya di Masjid & Pesantren Azzikra, Sentul. Penanaman pohon di tanah wakaf Azzikra ini bertujuan untuk mengembangkan Hutan Wakaf yang memiliki manfaat lebih luas dan beragam serta berkelanjutan..”

Hutan Wakaf seluas 25 hektar ini akan dikelola oleh Yayasan EcoMasjid, sebuah lembaga yang fokus pada pengembangan lingkungan berbasis nilai-nilai keislaman. Yayasan EcoMasjid bekerja sama dengan Yayasan Azzikra akan bertanggung jawab atas perancangan, pembiayaan, operasi, dan pengembangan hutan pangan di tanah wakaf Azzikra, termasuk penanaman pohon buah-buahan, peternakan, perkebunan, pengembangan edu-ekowisata, dan produksi bioekonomi.

Program ini juga mendapatkan dukungan penuh dari para ulama dan tokoh masyarakat setempat. Mereka berharap Hutan Wakaf ini dapat menjadi contoh bagi pengembangan aset wakaf masjid dan pesantren menjadi wakaf produktif yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, sebagai salah satu instrumen dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Tentang Yayasan EcoMasjid
Yayasan EcoMasjid adalah lembaga nirlaba yang berfokus pada pengembangan lingkungan berkelanjutan berbasis nilai-nilai keislaman. Yayasan ini telah melakukan berbagai program pelestarian lingkungan, edukasi, dan pemberdayaan masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.

Recent Posts

Silaturahmi Idul Fitri bareng Pemkab, GP Ansor Lumajang Perkuat Sinergi Peran Strategis Pemuda

MONITOR, Lumajang - Momentum Idulfitri dimanfaatkan Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Lumajang untuk…

2 jam yang lalu

Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA

MONITOR, Jakarta — Tren tiga tahun terakhir, data permohonan pencatatan pernikahan pada bulan Syawal mengalami…

2 jam yang lalu

Kebersihan Toilet Travoy Rest Selama Arus Balik Lebaran 2026 Dipastikan Terjaga

PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Related Business (JMRB), memastikan kebersihan…

4 jam yang lalu

Jasa Marga: Hingga H+2 Arus Balik Volume Lalu Lintas Meningkat 49,15 Persen

MONITOR, Cikampek – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat tingginya mobilitas masyarakat pada periode arus…

8 jam yang lalu

Arus Balik, Jasa Marga Operasikan Jalur Fungsional Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Segmen Sadang-Setu

MONITOR, Sadang - Atas diskresi Kepolisian, untuk mengurai kepadatan lalu lintas arus balik dari arah…

19 jam yang lalu

Indonesia Tantang Dominasi Negara Maju di WTO, Bawa Agenda Keras di KTM ke-14 Kamerun

MONITOR, Jakarta – Indonesia tak lagi sekadar menjadi pengikut dalam percaturan perdagangan global. Dalam Konferensi Tingkat…

20 jam yang lalu