HUMANIORA

Prof Rokhmin Ungkap Anjuran Bersiwak dari Hadits Nabi dan Kesehatan

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI, Prof Rokhmin Dahuri yang menyoroti korelasi antara hadits Nabi tentang bersiwak dan perkembangan ilmu kesehatan yang semakin berkembang.

“Bersiwak atau menyikat gigi adalah salah satu sunnah Nabi Muhammad SAW yang memiliki hubungan erat dengan kesehatan manusia,” ujar Anggota Komisi IV DPR dalam tausiyahnya dikutip Sabtu (15/3/2025).

Prof. Rokhmin Dahuri mengungkapkan bagaimana anjuran bersiwak yang disampaikan oleh Nabi Muhammad SAW adalah contoh bagaimana ajaran Islam selalu relevan dengan ilmu pengetahuan modern. 

Tidak hanya untuk menjaga kebersihan dan kesehatan, kebiasaan ini juga menjadi bentuk pengamalan sunnah yang mendekatkan kita kepada Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda, “Andaikan siwak itu tidak memberatkan umatku, maka aku akan wajibkan.” (HR. Bukhari dan Muslim). 

Hal ini menunjukkan betapa pentingnya kebersihan mulut dalam Islam, sehingga Rasulullah ingin umatnya menjaga kesehatan gigi dan mulut dengan bersiwak dalam ajaran Islam. Anjuran ini, ternyata, terbukti selaras dengan penelitian ilmiah.

Menjalankan pedoman dari Sang Pencipta adalah langkah rasional untuk menuju keberhasilan, baik di dunia maupun akhirat. “Apakah ada yang mudharat dari sesuatu yang diperintahkan Allah dan Rasul-Nya? Pasti tidak! Semua positif,” tegas Guru Besar IPB University.

Kebiasaan bersiwak yang diperkenalkan Rasulullah bukan sekadar untuk menjaga kebersihan gigi dan mulut, tetapi juga memiliki dampak positif bagi kesehatan tubuh kita. Salah satu contoh menarik adalah penelitian dari The Johns Hopkins University yang menemukan korelasi positif antara kebiasaan menyikat gigi teratur minimal dua kali sehari dengan penurunan risiko penyakit jantung. 

Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa kebiasaan menyikat gigi secara rutin bisa mengurangi kemungkinan terkena penyakit jantung hingga 40%. Ini menunjukkan betapa besar dampak kebersihan mulut terhadap kesehatan tubuh kita secara keseluruhan.

“Kebiasaan sederhana ini tidak hanya menjaga kebersihan mulut tetapi juga memiliki dampak besar pada kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk mencegah penyakit yang berhubungan dengan darah,” papar  Prof Rokhmin.

Sunnah ini juga mengajarkan kita tentang pentingnya konsistensi dalam menjaga kebersihan, seperti yang diungkapkan Rasulullah dalam banyak hadits. “Tidak heran, Islam sebagai agama yang mencakup semua aspek kehidupan menekankan kebersihan sebagai bagian dari iman,” tuturnya.

Kita sering kali menganggap hal-hal sederhana seperti bersiwak atau menyikat gigi hanya sebagai rutinitas harian tanpa benar-benar memahami betapa besar manfaatnya. 

Namun, dengan pemahaman yang lebih dalam, kita menyadari bahwa setiap ajaran Rasulullah yang kita amalkan bukan hanya untuk kepentingan spiritual, tetapi juga untuk kesehatan tubuh kita. 

“Dengan mematuhi sunnah ini, kita tidak hanya mengikuti ajaran agama, tetapi juga menjaga kesehatan secara holistik,’ ucapnya.

Recent Posts

55 Juta Peserta BPJS Tak Aktif, Komisi IX DPR Minta Tunggakan Iuran Rakyat Miskin Segera Diputihkan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI Nurhadi menyoroti pengelolaan kepesertaan Program Jaminan Kesehatan…

42 menit yang lalu

UU Polri Atur Penguatan Peran Kompolnas, Legislator: Dukung Pengawasan Eksternal Bagi Kepolisian

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah meyakini Undang-Undang tentang Perubahan Ketiga atas…

48 menit yang lalu

Komisi XI DPR: UU P2SK yang Baru Perkuat Tata Keuangan RI di Tengah Kemajuan Zaman

MONITOR, Jakarta - DPR RI telah mengesahkan Revisi Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan…

57 menit yang lalu

Warga Sangihe Terisolasi Akibat Gempa Dahsyat di Sulut, Puan Dorong Ketangguhan Bencana di Pulau Terluar

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah segera menjangkau masyarakat terdampak gempa…

1 jam yang lalu

Jasa Marga Optimalkan Respons Real-Time melalui One Call Center 133

MONITOR, Jakarta - Menjelang mobilitas masyarakat yang diprediksi akan meningkat pada periode libur sekolah pada…

13 jam yang lalu

PHK Capai 23 Ribu Orang, Komisi IX DPR Singgung Program JKP Harus Jadi Instrumen Perlindungan Pekerja

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyampaikan keprihatinan atas meningkatnya…

14 jam yang lalu