BUMN

Jasa Marga dan BUMN Lain Kolaborasi Program TJSL Melalui Penyerahan Bantuan Bibit Durian Duri Hitam dan Musang King di Pati

MONITOR, Jateng – Sebagai wujud komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. dan Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) lainnya, yakni PT Pembangunan Perumahan (PP) (Persero) Tbk, PT Wijaya Karya (WIKA) Tbk, dan PT Brantas Abipraya melakukan kolaborasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) lewat penyerahan bantuan 2.670 bibit pohon Durian Duri Hitam (Black Thorn) dan Musang King kepada kelompok tani di Gunungwungkal, Pati, Jawa Tengah, Jumat (7/3/2025).

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Direktur Utama Jasa Marga Subakti Syukur yang didampingi Direktur Pengembangan Usaha Jasa Marga M. Agus Setiawan, Bupati Pati Sudewo, Wakil Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pati Jumani, Manajer Tanggung Jawab Sosial Lingkungan PT PP Panji Decca D, Manager Proyek WIKA Randy Meivishar, Project Manager Brantas Abipraya Hisyam Sibarani, kelompok tani setempat, dan tamu undangan lainnya.

Program TJSL ini dikoordinir oleh Jasa Marga dan kolaborasi beberapa BUMN dalam memberikan dukungan pertanian desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat lewat pengembangan potensi ekonomi sekitar dan juga untuk memberikan manfaat dan kontribusi positif bagi aspek sosial dan lingkungan guna mendukung keberlanjutan.

Dalam kegiatan itu, Bupati Pati Sudewo menyampaikan terima kasih kepada Jasa Marga dan Perusahaan BUMN lain atas perhatian dan dukungan kepada pertanian di Gunungwungkal, Pati ini. Sudewo berharap, bibit-bibit durian ini dapat dimanfaatkan oleh para kelompok tani dan masyarakat setempat sehingga dapat meningkatkan taraf perekonomian Pati.

“Mewakili segenap warga maupun kelompok tani Gunungwungkal, saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan sekalian yang membantu jalannya program TJSL terkait pertanian ini. InsyaAllah dengan bantuan ini, disertai dengan bimbingan dari kita, pengawalan dari profesional Mas Agus Widodo, serta semangat kepala desa dan kelompok tani, saya yakin pada saatnya nanti Kabupaten Pati punya ikon besar Durian Duri Hitam (Black Thorn) dan Musang King untuk Indonesia,” ucap Sudewo.

Sedangkan petani durian setempat Agus Widodo mengajak para kelompok tani, petani, dan masyarakat Pati untuk meningkatkan semangat dan berkomitmen membudidayakan bibit Durian Duri Hitam (Black Thorn) dan Musang King dari program TJSL BUMN kali ini. Dengan begitu, hasil dari pertanian tersebut diharapkan mampu mensejahterakan masyarakat.

“Melalui program bantuan ini, saya mengajak teman-teman petani untuk bisa menanam dan merawat bibit durian ini sampai berbuah. Jangan sia-siakan bantuan ini, tugas kita yaitu merawat sampai berbuah, memang butuh perjuangan yang panjang dan tidak mudah, kalau kita benar merawatnya maka butuh waktu 4-5 tahun sampai berbuah. Mudah-mudahan 4-5 tahun ke depan kita bisa melakukan panen bareng, dan jika kelompok tani memerlukan pendampingan, saya siap, karena saya sendiri sudah enam kali panen durian ini,” terang Agus.

Di tempat terpisah, Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga Lisye Octaviana menyampaikan bahwa ke depannya, Perseroan terus berkomitmen untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan, mulai dari program pemberdayaan melalui pelatihan, bazar UMKM, dan sebagainya guna mendorong produktivitas daerah setempat.

Program TJSL ini merupakan salah satu langkah Jasa Marga dengan semangat kolaborasi dari berbagai pihak untuk menciptakan dampak positif yang selaras dengan visi perusahaan sebagai pelopor jalan tol berkelanjutan di Indonesia. Penyerahan bibit pohon ini tidak hanya menciptakan lingkungan yang produktif, tetapi juga mempertegas kontribusi Jasa Marga terhadap masa depan sektor pertanian yang lebih maju dan berkelanjutan.

Recent Posts

Kemenhaj Wajibkan Petugas Haji Isi Penilaian Kinerja Harian

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memperkuat pengawasan melekat terhadap petugas haji dalam…

5 jam yang lalu

Koalisi Sipil Kecam Komitmen Rp16,7 T ke Board of Peace: Pemborosan Serius dan Tidak Masuk Akal

MONITOR, Jakarta - Keputusan Presiden Prabowo Subianto menandatangani Piagam Board of Peace (BOP) dan membawa…

5 jam yang lalu

Izzuddin Syarif Siap Nahkodai GP Ansor Lumajang

MONITOR, Lumajang - Dinamika menjelang Konferensi Cabang (Konfercab) XVI Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Lumajang kian…

7 jam yang lalu

Karbon Biru jadi Kunci Indonesia Emas, Prof. Rokhmin: Terancam Gagal Tanpa Tata Kelola Kuat

MONITOR, Jakarta - Potensi karbon biru (blue carbon) Indonesia dinilai sebagai salah satu aset strategis…

7 jam yang lalu

Pemerintah: Perkawinan Anak Adalah Tindak Pidana Kekerasan Seksual!

MONITOR, Jakarta - Praktik perkawinan anak telah dikategorikan sebagai tindak pidana kekerasan seksual sebagaimana diatur…

10 jam yang lalu

Siswi Madrasah Wakili Indonesia di Kompetisi Debat Dunia di Kenya

MONITOR, Jakarta - Murid Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Serpong, Kalyca Najla Maggala,…

13 jam yang lalu