PARLEMEN

DPR Tekankan Tiga Hal Agar BPI Danantara Optimal

MONITOR, Jakarta – Anggota Komisi XI DPR RI Muhammad Kholid, menyatakan harapannya agar BPI Danantara dapat berkontribusi signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing investasi Indonesia.

“Kami menyambut baik peluncuran BPI Danantara sebagai inisiatif strategis dalam mengoptimalkan investasi negara. Dengan tiga pilar utama ‘sovereign wealth fund’, development investment, dan asset management—kami berharap Danantara dapat mempercepat realisasi proyek-proyek strategis yang berdampak besar bagi perekonomian nasional,” ujar Kholid dalam keterangannya pada Media, Rabu (26/2/2025).

Legislator Dapil Kota Depok dan Kota Bekasi ini menekankan pentingnya tata kelola yang transparan dan akuntabel dalam pengelolaan investasi negara.

“Keberhasilan BPI Danantara akan sangat bergantung pada governance yang baik, mitigasi risiko investasi, serta koordinasi yang erat antara pemerintah, DPR, dan sektor swasta. Kami akan menjalankan fungsi pengawasan agar Danantara bisa bekerja secara optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi rakyat Indonesia,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kholid yang merupakan lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia itu juga menyoroti perbedaan fundamental antara BPI Danantara dan Indonesia Investment Authority (INA) yang didirikan pada era Presiden Joko Widodo.

“BPI Danantara memiliki cakupan lebih luas dibandingkan INA. Selain berperan sebagai sovereign wealth fund, Danantara juga berfungsi sebagai investment development dan asset management. Ini memberikan fleksibilitas lebih dalam strategi investasi,” jelasnya.

Meski demikian, Kholid berpandangan bahwa nantinya pengelolaan Danantara harus mengambil pelajaran dari success story berbagai sovereign wealth fund (SWF) top dunia, seperti China Investment Corporation (CIC) di Tiongkok, Temasek Holdings di Singapura, Norway Government Pension Fund Global di Norwegia, Abu Dhabi Investment Authority, dan Qatar Investment Authority.

“Model SWF di negara-negara tersebut telah terbukti mampu memberikan keuntungan jangka panjang serta berkontribusi signifikan terhadap pembangunan ekonomi nasional masing-masing. Oleh karena itu, penting bagi Danantara untuk mengadopsi praktik terbaik dari negara-negara tersebut guna memastikan keberlanjutan dan efektivitas investasinya,” sambung Kholid.

Di sisi lain, ada catatan dan lesson learned yang dapat kita ambil dari contoh kegagalan dalam tata kelola atau governance SWF seperti yang terjadi pada skandal korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB) di Malaysia. Kasus tersebut merugikan Malaysia senilai 4,5 miliar dollar AS (setara dengan Rp 69 triliun).

Politisi Fraksi PKS ini berharap bahwa keberadaan BPI Danantara dapat menjadi motor penggerak bagi pertumbuhan ekonomi nasional yang ditargetkan mencapai 8% dalam lima tahun ke depan.

“Kami akan terus mengawal implementasi BPI Danantara agar sejalan dengan kepentingan nasional dan dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan rakyat,” pungkasnya.

Recent Posts

Menaker: Dialog Sosial Jadi Kunci Penyelesaian Isu Ketenagakerjaan

MONITOR, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan dialog sosial merupakan kunci dalam menyelesaikan berbagai…

45 menit yang lalu

Puan: Negara Tak Boleh Kehilangan Satu Generasi karena Anak-anak Putus Sekolah

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menilai temuan mengenai sekitar 6.000 anak putus…

9 jam yang lalu

Sekda Lamteng Tersangka Kasus Rekrutmen 387 Tenaga Honorer Fiktif, Legislator Pertanyakan Mengapa Belum Ditahan

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah mempertanyakan mengapa Polisi belum menahan Sekretaris…

9 jam yang lalu

Lanud Sjamsudin Noor Gelar Karya Bakti Lestarikan Warisan Sejarah Dirgantara

MONITOR, Banjarbaru - Jelang Peringatan Ke-79 Hari Bakti TNI Angkatan Udara Tahun 2026, Lanud Sjamsudin…

13 jam yang lalu

Kemnaker Gandeng GreatNusa dan Microsoft Siapkan Talenta AI Hadapi Perubahan Pasar Kerja

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menggandeng GreatNusa yang diluncurkan oleh Universitas Bina Nusantara (BINUS…

13 jam yang lalu

Waasops Panglima TNI Pimpin Apel Gelar Satgas Penanggulangan Karhutla 2026, Tegaskan Kesiapsiagaan Hadapi Musim Kemarau

MONITOR, Jakarta - Wakil Asisten Operasi (Waasops) Panglima TNI, Marsda TNI M. Taufik Arasj, S.Sos.,…

15 jam yang lalu