BERITA

Apoteker Kevin Ben Laurence Diakui Kemenkes di Tiga Negara Asia Tenggara

MONITOR, Jakarta – Dunia farmasi Indonesia patut berbangga memiliki apoteker yang diakui oleh Kementerian Kesehatan di tiga negara Asia Tenggara. Sosok tersebut adalah apt. Kevin Ben Laurence, RPh, Ph, BCMTMS yang telah mendapatkan surat tanda registrasi dari Kementerian Kesehatan Singapura, Indonesia, dan Malaysia. Dalam wawancara dengan media pada Kamis (9/1/2025), Kevin Ben Laurence menyampaikan harapannya agar lulusan farmasi Indonesia dapat bersaing di pasar global.

Nama Kevin Ben Laurence sudah tidak asing lagi di kancah farmasi internasional. Sebagai Global Lead di FIPHub, organisasi di bawah Internasional Pharmacetuical Fedration (FIP), ia bertanggung jawab dalam mengembangkan kepemimpinan para apoteker di seluruh dunia. Selain itu, Kevin juga menjabat sebagai Director di FIP Foundation, yang berfokus pada pendidikan, penelitian, dan memperluas peran apoteker dalam proyek-proyek amal untuk meningkatkan kesehatan global.

Salah satu inisiatifnya Kevin Ben Laurence yang terbaru adalah mendorong penggunaan piktogram untuk memperjelas instruksi obat. Inisiatif ini merupakan hasil kolaborasi antara FIP Foundation, Duke-NUS, dan Woodlands Health Campus di Singapura. “Di Indonesia, saya berharap standarisasi piktogram dapat diterapkan di semua apotek dan fasilitas kesehatan, terutama di daerah dengan tingkat literasi rendah. Literasi kesehatan yang lebih baik akan memungkinkan masyarakat untuk lebih bertanggung jawab atas kesehatannya sendiri,” ungkap Kevin Ben Laurence.

Sebagai pencapaian yang membanggakan, Kevin Ben Laurence adalah satu-satunya apoteker Indonesia yang meraih gelar Board Certified Medication Therapy Management Specialist (BCMTMS) dari National Board of Medication Therapy Management (USA).

“Saya berharap akreditasi internasional seperti BCMTMS dapat memotivasi sistem pendidikan farmasi di Indonesia untuk mengejar standar global, dengan membentuk program akreditasi nasional yang selaras dengan standar FIP atau NBMTM,” ujar Kevin Ben Laurence.

Tantangan Kesehatan di Indonesia

Menurut Kevin Ben Laurence, Indonesia menghadapi tantangan kesehatan yang kompleks. Beban penyakit menular seperti tuberkulosis (TB), demam berdarah dengue (DBD), dan HIV/AIDS masih tinggi di sejumlah wilayah. Di sisi lain, penyakit tidak menular (PTM) atau penyakit kronis seperti diabetes mellitus, hipertensi, penyakit kardiovaskular, kanker, penyakit ginjal kronis, dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) semakin mendominasi beban kesehatan masyarakat.

Situasi ini menuntut peran aktif apoteker dalam memastikan pengobatan yang tepat, seperti program DOTS (Directly Observed Treatment, Short-course) untuk TB, serta mengatasi resistensi antimikroba (AMR) akibat tingginya penggunaan antibiotik tanpa resep. Selain itu, apoteker juga perlu berperan dalam edukasi, manajemen terapi kronis, konseling gaya hidup, serta pemantauan efek samping obat.

Pelayanan Kesehatan Berstandar Internasional

Saat ini Kevin Ben Laurence berdomisili di Jakarta. Ia merasa punya tanggung jawab untuk memberikan pelayanan standar internasional dengan keramahan Indonesia kepada masyarakat di Tanah Air.

Sebagai wujud komitmen ini, Kevin Ben Laurence mendirikan yang bernama Klinik Pratama SingMed. Klinik tersebut beralamat di Taman Duta Mas Blok D6 No 50, RT.12/RW.9, Wijaya Kusuma, Kec. Grogol petamburan, Kota Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta. Klinik tersebut telah mendapatkan akreditasi paripurna dari Kementerian Kesehatan Indonesia dan menjadi fasilitas kesehatan primer yang melayani pasien dengan penyakit umum maupun kronis.

“Yang membedakan klinik kami adalah tenaga kesehatan kami telah diakui di tingkat internasional dan memiliki jaringan global. Kami dapat bertukar pengetahuan dengan para ahli di luar negeri untuk memberikan pelayanan terbaik kepada pasien.” jelas Kevin Ben Laurence.

Recent Posts

Fase Pemulangan Gelombang I Berakhir, 95.178 Jemaah Haji Indonesia Telah Diterbangkan ke Tanah Air

MONITOR, Makkah - Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M memasuki hari ke-56. Seiring berjalannya…

3 jam yang lalu

Tahun Baru Islam 1448 H Momentum Hijrah Bangsa Menuju Integritas, Keadilan, dan SDM Unggul

MONITOR, Jakarta – Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah hendaknya tidak dimaknai sekadar sebagai pergantian…

4 jam yang lalu

Kekeringan Meluas, Puan Ingatkan Pemerintah Siaga Air Bersih dan Antisipasi Dampak di Sektor Pangan-Kesehatan Warga

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah menyiapkan langkah antisipatif menyusul prediksi…

14 jam yang lalu

Sambut 1448 H, Menag Ajak Hijrah dari Sikap Curiga ke Saling Percaya

MONITOR, Jakarta - Menyambut Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar…

16 jam yang lalu

Kemenperin Percepat Industri 4.0, Dua Perusahaan Dapat Pendampingan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memacu percepatan transformasi digital sektor manufaktur nasional sebagai langkah…

24 jam yang lalu

Harga Obat Terancam Naik Buntut Pelemahan Rupiah, DPR Dorong Kemandirian Farmasi Nasional

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai…

1 hari yang lalu