BISNIS

Dubes RI Bangga Perusahaan Indonesia Teken MoU Teknologi Pertanian untuk Proyek Greening Arabia

MONITOR, RIYADH – Duta Besar Republik Indonesia (Dubes RI)untuk Arab Saudi, Abdul Aziz Ahmad mengapresiasi keterlibatan partisipasi aktif dua perusahaan asal Indonesia yakni perusahaan Produsen Pupuk Organik asal Indonesia PT Indoraya Mitra Persada (IMP 168) dan perusahaan teknologi pertanian Internasional Mitra Teknologi 168 (IMT 168) dalam mensuskseskan proyek “Greening Arabia” 2030 Pemerintah Kerajaan Arab Saudi. 

Apresiasi itu disampaikan Abdul Aziz saat menyaksikan penandatanganan MoU kerjasama dua perusahaan yang fokus pada pengembangan inovasi teknologi pertanian itu dengan perusahaan lokal Arab Saudi yang diinisiasi oleh Pemerintah Kerajaan Arab Saudi di forum KTT PBB anti disertifikasi UNCCD COP16 di Riyadh Arab Saudi, Jum’at (6/12/2024). 

“Saya merasa bangga Dan apresiasi ada dua perusahaan Teknologi pertanian asal Indonesia disini (UNCCD COP16 Riyadh) yang aktif berpartisipasi sekaligus tadi Ikut menyaksikan penandatanganan kerjasama pengembangan pertanian dengan menggunakan teknologi Indonesia,” katanya di Riyadh.

Dubes menyatakan kebanggaannya akan teknologi pertanian yang dikembangkan dua perusahaan tersebut sehingga bisa dimanfaatkan oleh masyarakat Arab Saudi membuat area gurun menjadi wilayah hijau. “Arab Saudi memiliki visi untuk menghijaukan wilayah gurun, bahkan saat ini sudah tahap masuk Guinness book of record. Kita menyambut baik kehadiran perusahaan Indonesia yang nanti dapat bekerjasama dengan perusahaan lokal disini dalam mewujudkan upaya itu,” tuturnya.  

Disisi lain, Abdul Aziz berharap kerjasama tersebut dapat menjadi motivasi bangsa Indonesia untuk juga dapat mengembangkan pertanian modern memanfaatkan lahan menjadi lebih produktif. “Kami berharap ini menjadi upaya kesadaran kita bahwa penghijauan itu sangat penting (untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional),” pungkasnya. 

Sebagai informasi, Arab Saudi mencanangkan proyek Greening Arabia 2030 atau penghijauan gurun demi memenuhi mewujudkan ketahanan pangan dalam negeri khususnya untuk pengembangan komoditi hortikultura dan pakan ternak. Ambisi tersebut juga dipertegas Arab Saudi dengan menjadi tuan Rumah KTT PBB UNCCD COP16 anti desertifikasi yang tengah berlangsung saat ini dari 2-13 Desember 2024 di Riyadh.

Recent Posts

Blue Economy; Basis Pembangunan Menuju Indonesia Emas 2045

MONITOR, Jakarta - Guru Besar Emeritus Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Lautan IPB University sekaligus…

40 menit yang lalu

Wacana Ambang Batas 5 Persen, Partai Gelora Minta Kader Fokus Syarat Verifikasi Parpol

MONITOR, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia meminta seluruh pengurus…

2 jam yang lalu

Peternak NTB Tak Sendiri, Kementan Bersama Pemda Perkuat Perlindungan Ternak

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama pemerintah daerah memperkuat pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku…

3 jam yang lalu

KUMITRA Buka Akses Usaha Mikro Aceh ke Rantai Pasok Ritel

NONITOR, Aceh – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperluas akses pasar bagi usaha…

4 jam yang lalu

Kamenaker: Kompetensi dan Bahasa Jadi Bekal Kerja ke Jepang

MONITOR, Banyuwangi — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menekankan pentingnya kompetensi dan kemampuan bahasa…

6 jam yang lalu

Kementerian UMKM dan Kemendag Perluas Akses Ekspor Produk Lokal Lewat InaExport

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag) berkolaborasi memperluas…

9 jam yang lalu