PEMERINTAHAN

Gelar Rapat Tingkat Menteri, Satukan Misi Kawal Kabinet Merah Putih

MONITOR, Jakarta – Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) menggelar Rapat Tingkat Menteri (RTM) di Jakarta, Selasa (5/11/2024). RTM membahas implementasi program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

RTM dipimpin Menko PMK, Pratikno. Hadir, Menag Nasaruddin Umar beserta Wamenag Romo Muhammad Syafi’i, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Satryo Soemantri Brojonegoro, Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifatul Choiri Fauzi, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji, Menteri Pemuda dan Olahraga, Ario Bimo Nandito Ariotedjo.

“Program prioritas Presiden RI, Pak Probowo harus dikawal pelaksanaannya,” kata Menko PMK, Pratikno saat konferensi pers usai rapat.

“Penanganan satu masalah tidak bisa diselesaikan oleh satu kementerian. Misalnya saja masalah stunting, harus diselesaikan bersama-sama. Masalah bencana, penanganan bencana juga harus melibatkan kementerian ATR, Kementerian PU dan Kementerian lainnya,” sambung Pratikno.

Mengutip pesan Prabowo Subiyanto, Menko PMK menegaskan bahwa seluruh jajaran Kabinet Merah Putih harus memiliki semangat dan sinergi yang kuat dalam membangun bangsa. “Program prioritas yang sudah dicanangkan Pak Probowo bisa kita capai secepatnya. Dengan kebersamaan para Menteri Kabinet Merah Putih,” kata Pratikno.

Terkait masa peralihan tahun anggaran baru, seluruh Menteri Kabinet Merah Putih juga juga harus melakukan persiapan secara cepat.

Hal senada disampaikan Menteri Agama Nasaruddin Umar. Menag menyampaikan bahwa sesuai pesan Menko PMK Pratikno, seluruh Menteri Kabinet Merah Putih akan terus bersama membangun bangsa Indonesia yang lebih baik.

Menag lalu mencontohkan masalah penanganan dampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores NTT. “Terkait itu, kita akan lihat hubungannya di Kementerian Agama, kalau misalnya ada madrasah, masjid atau gereja yang terdampak, kita bisa usahakan membantu,” tandas Menag Nasaruddin Umar.

Recent Posts

Kemenag Masifkan Ekoteologi, Bangun Hutan Wakaf hingga KUA Hijau

MONITOR, Jakarta - Setahun terakhir, Kementerian Agama terus melakukan pengarusutamaan ekoteologi dalam berbagai program pembinaan…

38 menit yang lalu

Jasa Marga Raih Indonesia Green Awards 2026

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan jalan…

2 jam yang lalu

Potensi Rp480 Triliun, Wamenag Dorong Zakat-Wakaf Masuk Agenda Besar Negara

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Agama Romo Syafi’i menegaskan bahwa zakat dan wakaf tidak lagi…

2 jam yang lalu

Buka Seleksi PHD 2026, Menhaj Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Titipan!

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah secara resmi membuka kegiatan Seleksi Petugas Haji Daerah…

3 jam yang lalu

Sinergi Indonesia-Mesir, Menag: Al-Azhar Siap Kirim Dosen Pendidikan Tinggi Keagamaan untuk Indonesia

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar, mengungkapkan bahwa Indonesia akan memainkan peran strategis terutama,…

5 jam yang lalu

Kemenperin Pertemukan Industri Produsen dan Pengguna Pati Ubi Kayu

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memacu pengembangan usaha dan peningkatan daya saing industri pati…

5 jam yang lalu