PEMERINTAHAN

Kementan, TNI dan Pelaku Usaha Perkuat Sinergi untuk Ketahanan Pangan Nasional

MONITOR, Majalengka – Sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan mendukung ketahanan pangan, Kementerian Pertanian (Kementan) menyerahkan peralatan pertanian secara simbolis kepada Pangkalan TNI AU Sugiri Sukani. Acara ini berlangsung di Mako Lanud Sugiri Sukani pada Kamis (17/10), memperlihatkan komitmen Kementan dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Kolaborasi ini menegaskan pentingnya kerja sama lintas sektor untuk mencapai swasembada pangan di Indonesia.

Direktur Pakan Kementan, Nur Saptahidhayat, melihat peran strategis TNI dalam kolaborasi ini. “Kerja sama dengan TNI tidak hanya meningkatkan ketersediaan pakan ternak, tetapi juga memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan nasional, terutama daging dan susu,” ujar Sapto.

Menurut Sapto, pihaknya bergerak cepat dalam mendukung investasi di bidang pakan ternak. “Dalam waktu sebulan, kami memfasilitasi kebutuhan informasi lahan untuk pengusaha pakan ternak, menunjukkan kesiapan Kementan dalam mendukung sektor pertanian secara efisien,” jelasnya.

Kementan, tambah Sapto, juga berkomitmen melakukan modernisasi pertanian melalui penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk mengoptimalkan lahan, sumber daya manusia, dan teknologi pertanian guna mencapai swasembada pangan.

Marsma Andi Wijaya, Asisten Potensi Dirgantara dari TNI Angkatan Udara, turut menyampaikan apresiasi kepada Kementan atas dukungan penyediaan alsintan. Menurutnya, alsintan ini akan dimanfaatkan sebaik mungkin dalam pengolahan lahan. Marsma Andi berharap kerja sama dengan PT. Lembu Setia Abadi Jaya (LSAJ) yang dipimpin oleh Arie Triyono dapat saling menguntungkan dan mendukung program Makan Bergizi Gratis yang diusung presiden terpilih.

Marsma Andi juga menyebutkan bahwa dampak positif dari kolaborasi ini akan langsung dirasakan masyarakat, terutama kelompok petani dan peternak yang dapat menjadi mitra dalam program tersebut.

Kementan sejauh ini telah memiliki sejumlah program prioritas untuk ketahanan pangan, termasuk pengembangan populasi sapi perah dan sapi pedaging. Saat dikonfirmasi terpisah di Kantor Kementan Jakarta, Agung Suganda, Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, mengungkapkan bahwa sebanyak 53 perusahaan berkomitmen menambah 1,1 juta ekor sapi perah, dan 67 perusahaan berencana meningkatkan populasi sapi pedaging hingga 600 ribu ekor. Selain itu, Agung juga menambahkan bahwa Kementan telah mengidentifikasi lebih dari 1,5 juta hektare lahan yang siap dikembangkan untuk peternakan dan industri terkait.

Kegiatan sinergi antara Kementan, TNI AU, dan pelaku usaha ini diharapkan menjadi momentum penguatan sinergi lintas sektor untuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan berkelanjutan. Dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, Kementan dan TNI optimistis bahwa swasembada pangan dapat tercapai dalam waktu dekat.

Recent Posts

Kemenhaj Luncurkan Hotline Pengaduan “Bongkar Mafia Haji dan Umrah” untuk Perkuat Perlindungan Jemaah

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meluncurkan hotline pengaduan “Bongkar Mafia Haji dan…

1 jam yang lalu

Menag Raih Penghargaan Bali Top Hospitality Leader in Religious Tourism Development

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mendapat penghargaan di bidang pengembangan pariwisata keagamaan. Menag…

3 jam yang lalu

Menhaj: Tantangan Haji 2027 Lebih Berat, Kemenhaj Tak Boleh Berpuas Diri

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengingatkan jajaran Kementerian Haji…

5 jam yang lalu

Pemerintah Serahkan DIM RUU Pelindungan Ketenagakerjaan kepada DPR

MONITOR, Jakarta — Pemerintah menyerahkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pelindungan…

5 jam yang lalu

Sambut 1 Dekade Hari Santri, Stafsus Menag: Momentum Tampilkan SDM Santri Unggul

MONITOR, Jakarta - Staf Khusus Menteri Agama Ismail Cawidu ingin momentum satu dekade peringatan Hari…

5 jam yang lalu

Hari Khidmat, Menhaj: Melayani Jemaah Bukan Sekadar Pekerjaan, tetapi Amanah

MONITOR, Jakarta — Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengingatkan seluruh jajaran Kementerian…

6 jam yang lalu