PARLEMEN

Komisi I Selalu Dukung Program dan Kenaikan Anggaran Tiap Mitra

MONITOR, Jakarta – Komisi I DPR RI RI melaksanakan Rapat Kerja dengan Kemenkominfo, KPI, KIP dan Dewan Pers dengan agenda program kerja dan RAPBN tahun 2025. Anggota Komisi I DPR RI Christina Aryani mengungkapkan dirinya selaku Anggota Komisi I mendukung program dan kenaikan anggaran keempat mitra kerja tersebut.

“Nah, tentunya kami di Komisi I selalu men-support permintaan dari mitra. Kalau itu masuk akal dan itu memang jelas ya, itu bisa dijustifikasi. Tentu kami selalu men-support. Dan untuk hal (kenaikan anggaran) itu sih, saya tidak melihat ada halangan berarti ya,” ujar Christina kepada Media di sela-sela Rapat Kerja Komisi I DPR RI dengan  Kemenkominfo, KPI, KIP dan Dewan Pers di Ruang Rapat Komisi I DPR RI, Jakarta, Rabu (4/9/2024).

Dalam kesempatan itu, dirinya menyoroti beberapa hal. Salah satunya yakni terkait kinerja Kemenkominfo. Dirinya berharap Kementerian tersebut dapat terus meningkatkan capaian PNBP-nya. “Nah, ini kita ingin lihat apa yang akan dilakukan agar target peningkatan PNBP itu bisa tercapai. Itu satu hal,” lanjutnya.

Selain itu, Politisi Fraksi Partai Golkar ini menyoroti hal lainnya seperti program literasi digital yang menjadi program Kemenkominfo. Dirinya berharap Kemenkominfo dapat lebih menjabarkan lebih detil mengenai itu, sehingga program yang dilaksanakan dapat lebih tepat sasaran.

“Jadi, lebih kayak contoh hal-hal kecil ya, mungkin terdengarnya seperti stunting, lalu seperti UMKM digital dan lain-lain itu agar lebih tepat sasaran,” jelas politisi Fraksi Golkar ini.

Ia pun juga menyoroti terkait usulan Kemenkominfo yang berencana untuk mengikuti perkembangan teknologi, perkembangan dunia digitalisasi dan lain-lain untuk mengubah penataan organisasi dari Kominfo.

“Jadi, di situ saya tanyakan apakah ini akan ada penambahan direktorat, apakah ada yang dimerger. Dan kemungkinan itu ternyata ada. Jadi, Pak Menteri membuka. Dia percaya bahwa tugas dari organisasi ini adalah mengikuti fungsinya. Jadi, Jangan hanya ada organisasi lalu diatur apa. Tapi, apa yang perlu dikerjakan barulah organisasi mengikuti fungsinya,” tutupnya. 

Recent Posts

Bansos Bukan untuk Judol, SDM PKH Lumajang Perkuat Edukasi PKM

MONITOR, Lumajang - Upaya mencegah judi online (judol) menyasar keluarga penerima manfaat terus diperkuat hingga…

17 menit yang lalu

LPDB Koperasi Perkuat Tata Kelola dan Mitigasi Risiko Hukum untuk Jaga Dana Bergulir

MONITOR, Bandung - LPDB Koperasi terus memperkuat tata kelola, kepastian hukum, dan mitigasi risiko dalam…

2 jam yang lalu

Perkuat Tata Kelola Investasi, Pemerintah Integrasikan Perizinan TKA

MONITOR, Jakarta — Pemerintah memperkuat tata kelola investasi dengan mengintegrasikan pelayanan penggunaan Tenaga Kerja Asing…

2 jam yang lalu

Kementerian UMKM Alokasikan Anggaran Percepatan Pemulihan UMKM Pascabencana di Aceh

MONITOR, Banda Aceh – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyiapkan dukungan…

2 hari yang lalu

FKDT dan Masa Depan Pendidikan Keagamaan di Indonesia

Oleh: Akhmad Sururi Di tengah perubahan zaman yang bergerak begitu cepat, pendidikan Indonesia tidak cukup…

2 hari yang lalu

Indonesia Usung Isu Pembiayaan Inklusif dan Ekosistem Kewirausahaan di Forum APEC

MONITOR, Guangzhou, Cina - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyampaikan komitmen…

3 hari yang lalu