BUMN

EazyCam, Telkom Bantu Maksimalkan Sistem Keamanan dalam Satu Aplikasi

MONITOR, Jakarta – Dalam upaya mencegah kriminalitas, memilih CCTV yang mampu memberikan keamanan maksimal dan mudah digunakan kini menjadi prioritas. Antares Eazy yang merupakan sebuah platform dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berbasis Internet of Things (IoT) kini memberikan layanan otomatisasi dalam sistem keamanan. Salah satu solusi yang dihadirkan oleh Antares Eazy adalah IoT device bernama EazyCam.

EazyCam merupakan IP Camera dengan layanan penyimpanan berbasis cloud untuk memaksimalkan sistem keamanan penggunanya. Layanan ini menjadi alternatif media penyimpanan tradisional seperti SD Card yang memiliki keterbatasan kapasitas penyimpanan. Solusi tersebut dapat diakses melalui satu aplikasi terintegrasi yang memudahkan pengguna.

Selain itu, cloud recording yang ada di EazyCam juga memungkinkan rekaman yang disimpan di cloud dapat diakses dari perangkat apa pun yang tersambung ke internet, serta dapat dengan mudah dibagikan kepada pengguna lain saat diperlukan. Cara ini juga meminimalisir risiko rekaman hilang berkat fitur pencadangan otomatis. Keamanan data pribadi pengguna juga lebih terjamin, sebab semua rekaman tersimpan pada penyimpanan private cloud server milik Telkom di Indonesia.

Tak hanya itu, platform Antares Eazy juga dapat diintegrasikan dengan berbagai perangkat pintar mulai dari CCTV, smart lampsmart plug, hingga smart door sensor, yang dapat dioperasikan cukup dalam satu aplikasi.

“Telkom berkomitmen untuk menghadirkan platform digital cerdas berkelanjutan yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia. Kehadiran Antares Eazy menjadi salah satu realisasi kami mewujudkan komitmen tersebut. Tidak hanya mengoptimalisasi sistem keamanan yang dapat diakses di satu aplikasi, penggunaan Antares Eazy juga mengakselerasi kedaulatan digital di seluruh elemen masyarakat,” kata EVP Digital Business and Technology Telkom Komang Budi Aryasa.

SMA Negeri 1 Kedungwuni, Pekalongan, Jawa Tengah, telah merasakan manfaat penggunaan EazyCam IP Camera. Kepala Sekolah SMAN 1 Kedungwuni, Indah Muslichatun, mengatakan bahwa sebelum menggunakan EazyCam perangkat CCTV yang dipakai sekolahnya relatif tidak efisien saat digunakan untuk pemantauan. Padahal CCTV memiliki peran penting dalam sistem keamanan di sekolah agar para siswa terhindar dari kasus perundungan (bullying), serta menekan kriminalitas di lingkungan sekolah.

“Penggunaan EazyCam IP Camera sangat praktis karena cukup dilakukan di dalam satu aplikasi. Penyimpanan yang besar berbasis cloud juga membuat kami lebih nyaman dan hemat. Kami bisa memantau keadaan sekolah dari mana saja dan kapan saja sehingga dapat menekan kasus bullying dan kriminalitas di sekolah,” tutur Indah.

Recent Posts

Libur Paskah 2026, 352 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek, Jasa Marga Pastikan Layanan Optimal

MONITOR, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat sebanyak 352.578 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek pada…

45 menit yang lalu

Penerimaan Mahasiswa Baru PTKIN 2026 Kian Kompetitif, 143 Ribu Pendaftar Berebut Kursi Kampus Islam Berkelas Dunia

MONITOR, Surabaya – Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) semakin menunjukkan daya tariknya sebagai destinasi utama…

2 jam yang lalu

201 Ribu Kendaraan Melintas di Tol Regional Nusantara, Naik 10,14 Persen

MONITOR, Jakarta – Arus lalu lintas di sejumlah ruas tol yang dikelola Jasamarga Nusantara Tollroad Regional…

3 jam yang lalu

DPR RI dan Parlemen Inggris Perkuat Diplomasi Konservasi

MONITOR, Jakarta – DPR RI menerima kunjungan delegasi United Kingdom All-Party Parliamentary Group (APPG) on…

7 jam yang lalu

Menaker: Hubungan Industrial Harus Naik Kelas agar Pekerja Tak Tertinggal oleh AI

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengingatkan pekerja/buruh dan pengusaha agar tidak berhenti pada hubungan…

19 jam yang lalu

GNTI Salurkan Bibit Jagung, Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

MONITOR, Serang - Gerakan Nelayan Tani Indonesia (GNTI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian…

22 jam yang lalu